Pemilu 2024

Kesepakatan Anggaran Pemilu 2024 Rp76 Triliun Bakal Diresmikan di Rapat Dengar Pendapat

Dia menyebut keputusan resmi akan ditetapkan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dalam waktu dekat.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Komisi II DPR menyetujui anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp76 triliun. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Komisi II DPR menyetujui anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp76 triliun.

Hal itu sebagai hasil konsinyering Komisi II DPR dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan penyelenggara pemilu, yakni KPU, Bawaslu, dan DKPP.

"Soal anggaran Pemilu 2024, yang dapat disetujui sebesar Rp76 triliun yang akan dialokasikan dari APBN 2022, 2023, dan 2024,” kata anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP Muhammad Rifqinizamy Karsayuda kepada wartawan, Minggu (15/5/2022).

Baca juga: Anggaran Pemilu 2024 Disepakati Rp76 Triliun, Masa Kampanye 75 Hari

Namun, jelas Rifqinizamy, hasil konsinyering itu belum menjadi keputusan resmi.

Dia menyebut keputusan resmi akan ditetapkan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dalam waktu dekat.

"Konsinyering, agenda untuk menyamakan persepsi, dan ini bukan agenda keputusan resmi bersama."

Baca juga: Densus 88 Ciduk 24 Pendukung MIT Poso dan ISIS, Salah Satunya Ditangkap di Bekasi

"Keputusan resminya akan diambil melalui RDP," terangnya.

Sebelumnya, Komisi II DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu KPU, Bawaslu, dan DKPP), menyepakati masa kampanye Pemilu 2024 selama 75 hari.

Kesepakatan itu diambil saat DPR menggelar konsinyering bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu yang digelar sejak Jumat (13/5/2022) hingga Minggu (15/5/2022).

Baca juga: Menteri Agama: Selamat Hari Waisak, Mari Rekatkan Tali Persaudaraan

Nantinya, kesepakatan dalam konsinyering akan diputuskan dalam rapat dengar pendapat (RDP) saat masa sidang DPR dimulai.

"KPU lama minta 120 hari, malah KPU baru ini mengajukan 203 hari."

"Pemerintah minta 90 hari, DPR minta 60 hari, akhirnya kesimpulan semua anggota fraksi di DPR minta durasi kampanye adalah 75 hari," ungkap anggota Komisi II DPR Fraksi PAN Guspardi Gaus kepada wartawan, Senin (16/5/2022).

Baca juga: Said Iqbal Ingin Buruh Dapat Rp500 Ribu Tiap Bulan, Beli Beras Tinggal Gesek

Guspardi mengungkapkan, kesepakatan durasi masa kampanye menjadi 75 hari mendapat berbagai catatan.

Pertama, terkait tentang pengadaan logistik, dan kedua mengenai durasi sengketa pemilu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved