Sampah

Warga Pesisir di Cilincing Diajarkan Cara Kelola Sampah Plastik dengan Kreatif

Reyvina Washington Hartono mengatakan pihaknya mengajarkan masyarakat setempat untuk meminimalisir sampah di lingkungan

Warta Kota/ Junianto Hamonangan
Warga pesisir di Blok B Kampung Baru Nelayan, RT 07 RW 08 Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara diajarkan cara mengelola sampah plastik dengan cara kreatif. 

WARTAKOTALIVE.COM, CILINCING -- Warga pesisir di Blok B Kampung Baru Nelayan, RT 07/RW 08, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara diajarkan mengelola sampah plastik dengan cara kreatif.

Ketua Panitia Sea Savers Reyvina Washington Hartono mengatakan pihaknya mengajarkan masyarakat setempat untuk meminimalisir sampah di lingkungan, terutama sampah plastik.

“Kita sosialisasi ke ibu-ibu dan anak-anak. Ibu-ibu mempelajari tentang ecobrick dan anak-anak mempelajari bagaimana cara menanggulangi sampah,” ucapnya, Sabtu (14/5/2022). 

Ecobrick sendiri adalah memanfaatkan botol plastik yang diisi padat dengan limbah non-biological untuk bisa membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali.

Sementara anak-anak di lingkungan tersebut diajarkan memanfaatkan sampah plastik jadi kreatif seperti menggambar dan membuat serangkaian tempat pensil serta hasil lain. 

“Ini untuk melindungi laut, dimulai dari yang terdekat dulu di Jakarta karena sebenarnya banyak laut yang sudah terdampak sampah, tapi kita dimulai dari yang terdekat,” ucapnya.

Baca juga: Pasca-Lebaran, Sampah di TPS Setiadarma Tambun Meluber ke Jalanan

Sementara itu seorang warga, Nur Asiah (36) mengaku senang dengan apa yang dipelajarinya yakni membuat ecobrick.

Karena dari sana bisa membuat benda yang bermanfaat sekaligus mengurangi sampah. 

Baca juga: Kurangi Sampah Plastik Saat Belanja Online dengan Mencermati Labelnya

“Ya seneng ya, jadi nambah pengalaman bisa manfaatin barang yang gak berguna kayak sampah jadi berguna gitu,” tuturnya. 

Asiah sendiri mengaku sebelumnya tidak tahu dengan ecobrick.

Baca juga: Walaupun Berada di Kawasan Pesisir Jakarta, Masjid Al Alam Marunda Tidak Pernah Terendam Banjir Rob

Namun setelah mempelajari, dirinya pun tertarik untuk meneruskan ilmu yang didapat demi melestarikan lingkungan. 

“Insyaallah akan kita lakukan sedikit demi sedikit. Nggak kok ini gampang dikerjainnya, cuma butuh ketelatenan aja,” ujarnya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved