Pembelajaran Tatap Muka

Gelar PTM 100 Persen Sejak Kamis (12/5/2022), Kantin-kantin Sekolah di Kota Tangerang Belum Dibuka

Dinas Pendidikan Kota Tangerang kembali menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen sejak Kamis (12/5/2022).

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Dinas Pendidikan Kota Tangerang kembali menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen sejak Kamis (12/5/2022).

Gelaran PTM tersebut Dilaksanakan setelah siswa-siswi menjalani Libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah selama lebih dari dua pekan.

Namun, kantin-kantin pada SD dan SMP di Kota Tangerang, belum diizinkan untuk kembali untuk dibuka atau beroperasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, mengatakan bahwa orang tua siswa diharapkan menyediakan bekal makanan kepada putera-puteri mereka.

Baca juga: Enam Bulan Menjelang Porprov Banten 2022, Kesiapan Venue di Kota Tangerang Baru Mencapai 65 Persen

Baca juga: Untuk Menghindari Penularan Hepatitis Akut Misterius, DPRD DKI Minta PTM di Ibu Kota Diperketat

Baca juga: Hepatitis Akut Misterius Mulai Menggila, Legislator DKI Minta PTM Diperketat 

"Seluruh SD dan SMP sudah kembali menggelar PTM 100 persen sejak libur Lebaran 2022 pada Kamis kemarin, namun kantin-kantin sekolah masih belum diizinkan berjualan," kata Jamaluddin kepada wartakotalive.com, Sabtu (14/5/2022).

"Jadi, anak-anak diimbau untuk membawa bekal makanan yang sudah disediakan dari rumah, karena bagaimana juga masakan orangtua pasti lebih sehat bagi anak-anak," imbuhnya.

Selain itu, seluruh kegiatan ekstrakulikuler yang ada di setiap sekolah juga belum dimulai kembali.

BERITA VIDEO: Ribuan Orang Shalatkan RKH. Fakhrillah Aschal di Masjid Agung

Pasalnya, Kota Tangerang saat ini masih dalam status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

Hal tersebut dilakukan, guna menghindari penyebaran virus Covid-19 antarsiswa.

"Untuk kegiatan ekstrakulikuler, belom kita mulai lagi, karena aktivitas belajar mengajar PTM, masih dilakukan disekitar ruang kelas saja dan dalam pantauan guru," kata dia.

Gelaran PTM 100 persen tersebut akan berlangsung dalam pengawasan oleh tim monitoring, yang telah dibentuk oleh Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Satpol PP Kota Tangerang, hingga Satgas Covid-19 tingkat wilayah Kecamatan dan Kelurahan. 

Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk memantau kepatuhan aturan PTM 100 persen, demi meminimalisir kelalaian ataupun ketidakpatuhan warga sekolah terhadap prokes. 

"Sekolah-sekolah di Kota Tangerang mayoritas memiliki sarana prasarana belajar mengajar yang oke dan sesuai standar, serta ditunjang dengan peralatan pencegahan covid-19 yang memadai," tuturnya.

Oleh karena itu, dia mengimbau kepada seluruh warga sekolah agar dapat bekerjasama dengan baik dalam kepatuhan protokol kesehatan. 

Mulai dari kepala sekolah, guru, murid hingga walimurid untuk sama-sama menjaga, mengingatkan dan mematuhi prokes. 

"Kita sama-sama bekerja sama untuk mengembalikan standar kualitas pendidikan di Kota Tangerang, untuk generasi bangsa dan penerus Kota Tangerang," tutup Jamaluddin.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved