Hepatitis Akut

Habudin Imbau Murid dan Orang Tua Patuhi Prokes untuk Mencegah Hepatitis Akut

Orang tua murid harus waspada, saat ini tengah beredar sakit Hepatitis akut yang menyerang anak-anak, ksrena itu masalah prokes harus dipatuhi.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Vini Rizki
Guru Bidang Informasi dan Komunikasi SD Negeri Anyelir 1 Depok, Habudin saat ditemui TribunnewsDepok.com di SD Negeri Anyelir 1 Depok, Pancoran Mas, Kamis (12/5/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK _ Sebagai langkah antisipasi terjangkitnya para siswa dan siswi akan penyakit Hepatitis Misterius, pihak SD Negeri Anyelir 1 Depok masih tetap melanjutkan penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Guru Bidang Informasi dan Komunikasi SD Negeri Anyelir 1, Habudin (56) mengatakan sejak heboh penemuan penyakit misterius berjenis Hepatitis, pihaknya terus mengimbau para siswa maupun koordinator kelas (Korlas).

Baca juga: Benni Irwan: Pelantikan Lima Penjabat Gubernur Merupakan Representasi dari Masyarakat

"Kami menyampaikan kepada para siswa dan korlas untuk tetap menjaga kesehatan yakni prokes selayaknya prokes Covid-19,” ucapnya, Kamis (12/5/2022).

“Hal ini tentu saja menjadi perhatian kami agar kesehatan para siswa siswi terus terjaga," imbuh Habudin.

Habudin mengaku pihaknya juga mendapat imbauan dari puskesmas setempat terhadap penyakit Hepatitis misterius yang telah ditemukan disejumlah negara ini.

Imbauan tersebut dikatakan Habudin diberikan diawal-awal ditemukannya pasien pada anak yang menderita Hepatitis Misterius.

Baca juga: Pendapatan BUMN Meningkat Setelah Restrukturisasi, Erick Thohir: Jadi Efektif dan Menguntungkan

"Ya kami tetap menjalankan imbauan tersebut dengan semaksimal mungkin,” ujarnya.

“Kami mengimbau para siswa siswi untuk hidup bersih dan sehat,” imbuhnya.

“Pencegahan-pencegahannya juga sejauh ini masih dengan prokes Covid-19, menggunakan masker, mencuci tangan, tidak berkerumun," tutur Habudin.

Di hari pertama masuk sekolah ini, Habudin mengaku pihaknya belum memulai aktivitas belajar mengajar kecuali untuk siswa siswi Kelas 6.

Sebab, Kelas 6 sudah memasuki hari di mana persiapan untuk melaksanakan ujian nasional atau kelulusan pada minggu depan ini.

Baca juga: PMI Kota Bekasi Krisis Stok Darah, Minat Masyarakat Menurun untuk Donor Darah

"Tadi kami hanya Halal Bihalal itupun dibagi kelasnya, hari ini kelas 1,2, dan 3, besok kelas 4, 5, dan 6. Tapi kalau Kelas 6 hari ini sudah langsung belajar untuk persiapan ujian," tandasnya.

Nantinya juga, lanjut Habudin, siswa siswi selain Kelas 6 akan mulai kembali aktif belajar secara full pada 25 Mei 2022 mendatang.

Hal ini dikarenakan pekan depan siswa siswi Kelas 6 sudah mulai melaksanakan ujian nasional, sehingga siswa siswi yang ada di Kelas 1 - Kelas 5 belajar dari rumah (BDR).

Selain itu, Habudin juga mengatakan pihaknya turut mengatur penjemput maupun pengantar siswa siswi agar tidak berlama-lama di sekitaran sekolah sebagai bentuk antisipasi kerumunan.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved