Berita Jakarta

Sudin Perhubungan Jakarta Timur Jaring 10 Bus AKAP karena Angkut Penumpang di Terminal Bayangan

Bus tersebut dijaring razia karena mengangkut penumpang tidak sesuai dengan tempatnya yaitu di terminal resmi.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
Ist
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur bersama aparat gabungan menggelar operasi bus antar kota antar provinsi (AKAP) di terminal bayangan pada Rabu (11/5/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, PULOGEBANG - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur bersama aparat gabungan menggelar operasi terhadap bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang melanggar aturan.

Operasi ini dilakukan pada Rabu (11/5/2022).

Aparat gabungan menggelar operasi di perempatan Pasar Rebo, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Di sana ada empat bus yang tengah menunggu penumpang dan terpaksa dikandangkan oleh petugas.

Baca juga: Dishub DKI Minta Pengguna Sepatu Roda Tidak Melintas di Jalan Raya

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Riki Erwinda menjelaskan, usai menggelar operasi di sana pihaknya berpindah ke lokasi lain untuk mencari pelanggaran serupa.

"Operasi dilanjutkan di Jalan Mabes Hankam, Cipayung dan ditemukan lima bus AKAP yang tengah menurunkan penumpang," ujar Riki.

Kemudian operasi dilanjutkan di pintu keluar tol Cakung Barat dan mendapati satu bus yang tengah menunggu penumpang.

Baca juga: Puncak Arus Balik Lebaran Sudah Lewat, Jumlah Kedatangan Penumpang di Terminal Lebak Bulus Berkurang

Bus tersebut dijaring razia karena mengangkut penumpang tidak sesuai dengan tempatnya yaitu di terminal resmi.

"Seluruh bus AKAP ini langsung diberikan tindakan tegas oleh personel gabungan," jelas Riki.

Riki menambahkan, operasi ini dilakukan guna antisipasi adanya terminal bayangan paska arus balik lebaran Idul Fitri 2022.

Dari hasil operasi di sejumlah titik wilayah hukumnya, sekira 10 bus AKAP ditindak dengan pengandangan di Pulogebang, Jakarta Timur.

Baca juga: VIRAL Pria Tampan Pelaku Pencuri Pakaian Dalam Wanita di Karawang Terciduk Warga, Begini Kata Polisi

Kemudian, pihaknya memberikan sanksi kepada PO bus yang telah membiarkan armadanya mencari penumpang tak di terminal resmi.

"Ini untuk memberikan pelajaran pada awak bus atau PO Bus lain agar tidak melakukan pelanggaran," katanya.(m26)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved