Selasa, 9 Juni 2026

Pondok Modern Gontor

Deni Aditya Rela Melepas Putranya Menjadi Santri di Pondok Modern Gontor, agar Lebih Baik Darinya

Bagi orang tua yang melepas anaknya menjadi santri untuk mondok di pondok pesantren tentu sangat berat. Namun, ini dilakukan agar lebih baik.

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Valentino Verry
warta kota/m rifqi ibnu masy
Ratusan santri dan wali santri asal Tangerang Raya menanti keberangkatan ke Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur di depan Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang, Banten, Selasa (10/5/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Sebanyak 300 santri putra asal Tangerang Raya diberangkatkan ke Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (10/5/2022).

Sebanyak 10 bus disiapkan di depan Masjid Raya Al-Azhom Kota Tangerang, untuk mengangkut ratusan santri itu ke pesantren. 

Sebelumnya, sekitar 300 santri putri telah diberangkatkan terlebih dahulu, Senin (9/5/2022).

Baca juga: Kabar Mengejutkan, Brian Resmi Mundur dari Drummer Sheila on 7 di Momen Ultah Band, Ada Apa?

Wakil Walikota Kota Tangerang, Sachrudin datang langsung untuk melepas keberangkatan santri putri ke Pondok Modern Gontor ini. 

Kegiatan keberangkatan rombongan santri ini diakomodir oleh Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Cabang Banten. 

Menurut Ketua Pengurus Paguyuban Wali Santri Gontor Wilayah Tangerang Kota, Rusman Wijaya (53), keberangkatan rombongan santri Gontor ini rutin diadakan tiap tahun.

"Total santri yang diberangkatkan sekitar 600 orang, mereka berasal dari Tangerang Kota, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, dan diberangkatkan dalam dua kloter kemarin dan hari ini," ungkap Rusman. 

Baca juga: Sebelum Sidang Perdana, Edy Mulyadi Minta Maaf Lagi kepada Warga Kalimantan, Berharap Divonis Adil

Seorang wali santri, Deni Aditya (42) mengungkapkan, ia merasa sedih dan haru akan melepaskan kepergian anaknya ke pesantren.

"Saya berharap dia lebih mandiri dan lebih taat. Yang pasti agar lebih baik dari saya, karena saya agamanya kurang, jadi saya menitipkan anak ke pesantren untuk dididik," ungkap Deni. 

Rasya Ramadhan (14), seorang santri mengaku berat dan sedih meninggalkan keluarga untuk kembali ke pesantren. 

"Sudah kewajiban saya dan santri lainnya sebagai santri untuk kembali menuntut ilmu ke pondok," ungkap santri kelas tiga Pondok Modern Gontor itu.

Rasya berharap, menimba ilmu di Pondok Modern Gontor agar ia dapat terdidik hidup secara mandiri.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved