Pelayanan Publik

Sebanyak 419 ASN DKI Bolos di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, BKD Klarifikasi ke OPD Terkait

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta masih berupaya mengklarifikasi hal tersebut kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang menaungi ASN

Warta Kota/ Fitriyandi Al Fajri
Kepala Bidang Pengendalian Pegawai pada BKD DKI Jakarta Wahyono di Balai Kota DKI, Senin (9/5/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sebanyak 419 aparatur sipil negara (ASN) DKI Jakarta belum terdata masuk bekerja di hari pertama usai libur Lebaran. Senin (9/5/2022).

Hingga kini, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta masih berupaya mengklarifikasi hal tersebut kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang menaungi ke 419 ASN tersebut.

“Kami klarifikasi yang presensinya belum masuk karena hari ini pertama kerja, ini biasanya terkendala saat presensi, itu jumlahnya ada sekitar 419 orang, tapi kami perlu klarifikasi ke dinasnya masing-masing,” kata Kepala Bidang Pengendalian Pegawai pada BKD DKI Jakarta Wahyono pada Senin (9/5/2022).

Menurutnya, jumlah tersebut merupakan pendataan BKD pada hari Senin (9/5/2022) sampai pukul 10.00, dan sistem presensi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang dilakukan secara online.

Namun terkadang jaringan di beberapa OPD maupun Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) bermasalah, sehingga para ASN mengisi kehadirannya secara manual.

“Iya itu pakai manual, tapi kami tarikkan sekarang jadi sampai dengan sore nanti menjelang siang masih kami himpun data-data itu. Kami pastikan pegawai yang masuk berapa dan yang tidak masuk alasannya apa,” ujar Wahyono.

Baca juga: BKD DKI Klaim 95 persen ASN Masuk Kerja di Hari Pertama Usai Libur Lebaran 

Dia menegaskan, pemerintah daerah akan memberikan sanksi sesuai aturan kepada ASN yang bolos atau tidak hadir tanpa keterangan.

Pemberian sanksi dilakukan secara berjenjang dari sanksi ringan bila tiga hari tidak masuk, hingga sanksi pemecatan bila 28 hari kerja absen tanpa keterangan. 

Baca juga: Gubernur Anies dan Istri Gelar Halal Bihalal bersama ASN di Balai Kota DKI Jakarta

"Selain sanksi disiplin, ada potongan untuk tidak masuk atau terlambat,” ucapnya. (faf)

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved