SEA Games 2021

Cuma Sasaran Antara, Indonesia Hanya Kirim 499 Atlet ke SEA Games 2021

Kontingen yang berangkat hanya berjumlah 776 orang, terdiri dari 499 atlet, 214 ofisial, dan 63 pendamping.

Penulis: Yaspen Martinus | Editor: Yaspen Martinus
Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mendampingi Presiden Joko Widodo melepas Tim Indonesia menuju SEA Games 2021 Vietnam, di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/5/2022). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengungkapkan, Indonesia hanya memberangkatkan 499 atlet ke ajang SEA Games 2021 di Vietnam, 12-23 Mei 2022. 

Ke-499 atlet itu bakal mengikuti 318 nomor pertandingan dari 32 cabang olahraga.

Kontingen yang berangkat hanya berjumlah 776 orang, terdiri dari 499 atlet, 214 ofisial, dan 63 pendamping.

Baca juga: Airlangga-AHY Dinilai Bisa Jadi Obat Tawar Kurangi Polarisasi di Pilpres 2024

Jumlah ini jauh berkurang bila dibandingkan dengan kontingen Indonesia yang dikirimkan ke SEA Games ke-30 di Filipina pada 2019, yakni 1.304 orang, yang terdiri dari 841 atlet, 300 ofisial orang,  dan 163 pendamping.

“Walaupun jumlahnya berkurang, tetapi diharapkan tetap dapat menjadi tolak ukur pembinaan prestasi olahraga nasional,” ujar Amali saat mendampingi Presiden Jokowi melepas kontingen, Senin (9/5/2022), dikutip dari laman kemenpora.go.id.

Amali mengatakan, saat ini pihaknya menerapkan paradgima baru dalam pembinaan prestasi olahraga, terutama setelah lahirnya UU Keolahragaan dan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Baca juga: SKUAD Lengkap Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2022: Hendra Setiawan dan Nita Violina Jadi Kapten

Di mana, target utama pretasi olahraga adalah peringkat Olimpiade, sedangkan SEA Games dan Asian Games hanya sasaran antara.

Pengiriman atlet di setiap multievent olahraga internasional, didasarkan pada hasil rekomendasi tim review yang terdiri dari para akademisi, praktisi, perwakilan KONI dan perwakilan KOI.

“Diharapkan dengan cara seperti ini, maka atlet yang diberangkatkan serta nomor pertandingan dari cabang olahraga yang diikuti, benar-benar didasari dari track record catatan prestasi serta pertimbangan objektif lainnya."

"Bukan berdasarkan alasan subjektif,” tutur Amali. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved