Arus Balik Lebaran

Polda Banten Terapkan 3 Skenario Antisipasi Lalulintas saat Puncak Arus Balik di Pelabuhan Merak

Kombes Pol Budi Mulyanto mengatakan, tiga skenario pelayanan arus balik mudik tersebut ialah situasi hijau, kuning, serta merah.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Feryanto Hadi
warta kota/gilbert sem sandro
Memasuki H+3 pemudik kembali tiba di Pelabuhan Merak Banten, Kamis (5/5/2022). Mereka kembali lebih awal untuk hindari macet. 

WARTAKOTALIVE.COM, MERAK- Kepolisian Daerah (Polda) Banten mempersiapkan tiga skenario rekayasa lalulintas dalam menghadapi puncak arus balik mudik Lebaran 2022.

Puncak arus balik mudik dari para penumpang yang tiba di Pelabuhan Merak diperkirakan berlangsung sejak Sabtu (7/5/2022) hingga Senin (9/5/2022).

Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Budi Mulyanto mengatakan, tiga skenario pelayanan arus balik mudik tersebut ialah situasi hijau, kuning, serta merah.

Situasi dikatakan hijau ketika arus lalulintas berlangsung normal. Kemudian situasi kuning diterapkan apabila tedapat antrean kendaraan dan situasi merah terjari saat arus lalulintas dalam kondisi macet total berkepanjangan.

Baca juga: Khawatir Macet, Ribuan Pemudik Tiba di Pelabuhan Merak pada H+3 untuk Pulang ke Rumah

Baca juga: Sutini Raup Rp1 Juta Perhari selama Arus Mudik, dengan Jualan Kopi Seduh di Pelabuhan Merak

"Saat situasi hijau, personel yang bertugas akan melakukan pengaturan dan pengawasan kepada pengendara yang melintas," ujar Kombes Pol Budi Mulyanto saat diwawancarai awak media di kantor Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Merak, Kamis (5/5/2022) malam.

"Pada situasi kuning, rekayasa lalin diarahkan pada contra flow dengan memberdayakan 2 lajur Jalan Tol Cikupa arah Merak untuk digunakan pengendara arus balik Gerbang Tol cikupa arah Jakarta," paparnya.

"Khusus untuk menghadapi situasi merah, Polda Banten akan mengalihkan arus lalin menuju GT Cikupa ke gerbang tol sebelumnya, baik di Balaraja Timur, Balaraja Barat, serta gerbang tol lainnya sesuai kebutuhan, kendaraan dialihkan ke jalur arteri," jelasnya.

Lalu untuk mengurai kepadatan kendaraan di pintu Tol Merak dan Tol Cikupa selama puncak arus balik, lanjut Budi, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola tol untuk mengerahkan petugas tambahan.

Pasalnya, sistem jemput bola untuk melakukan tap kartu tol kendaraan yang mengantri, akan diterapkan apabila terjadi kepadatan pengendara.

Baca juga: Nenek Katnan Bersyukur Lebaran Tahun Ini Bisa Kembali Kumpul dengan Keluarga

Baca juga: Ribuan Pengunjung Padati Situ Rawa Gede di Momentum Libur Lebaran 

"Dengan demikian diharapkan pelayanan pembayaran online di gerbang tol berjalan lebih cepat sehigga kepadatan lebih cepat terurai," ucapnya. 

Kendati demikian, masyarakat tetap diimbau untuk kembali pulang dari aktivitas mudik lebih dulu.

Hal tersebut dilakukan, guna menghindari kepadatan pemudik saat puncak arus mudik berlangsung.

Baca juga: Penerapan One Way saat Arus Balik Dinamis, Masyarakat Menuju Bandung dan Cipali Diminta Pantau Media

"Dengan kesiapan, sinergi dan kolaborasi, InshaAllah kita semua dapat melaksanakan kegiatan arus mudik ini dengan baik sesuai dengan ekspektasi yang diinginkan masyarakat," tuturnya.

"Kita berharap, kondisi alam dan cuaca juga dapat bersahabat, agar proses turun naik penumpang dapat berjalan dengan lancar saat kembali ke Pelabuhan Merak ini," kata Kombes Pol Budi Mulyanto. (M28)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved