Hari Raya Idulfitri

Endag Terhibur, Libur Lebaran Bisa Mengeduk Untung Rp 250.000 Lewat Dagang Mainan di TMII

Libur Lebaran membawa berkah bagi para pedagang di tempat wisata. Mereka bisa menuai untung besar dari pengunjung yang royal.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
warta kota/miftahulmunir
Endag, pedagang mainan di TMII menuai untung lumayan selama libur Lebaran ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pedagang mainan memanfaatkan situasi keramaian di dalam Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk meraup keuntungan besar selama libur lebaran Idul Fitri.

Pedagang mainan yang berhasil ditemui bernama Endag yang menggelar lapaknya di dekat anjungan daerah Papua Barat.

Baca juga: Dinas Kesehatan DKI Lakukan Antisipasi Penularan Hepatitis Akut, Berikut Langkahnya

Pria paruh baya ini sudah berjualan di dalam Taman Mini sejak tahun 2009 lalu dan setiap kali lebaran dibanjiri pembeli.

Namun, tak semua orang bisa berjualan mainan secara sembarang karena pedagangnya harus terdaftar di koperasi TMII.

"Jadi kelau enggak terdaftar enggak boleh jualan, mainan ini juga kan dari koperasi saya ambilnya," jelasnya kepada Warta Kota Kamis (5/5/2022).

Pria yang kenakan kemeja oranye ini melanjutkan, barang daganganny adalah layang-layang kecil, tembakan balon dan pesawat.

Baca juga: Hindari Macet Parah, Suswanto Pilih Kembali ke Rumah pada H+3 Lewat Jalur Pantura Karawang

Harganya berbeda-beda misalnya tembakan mainan Rp 30.000, layangan kecil Rp 5.000 dan pesawat Rp 25.000.

Dari hasil penjualannya sampai pukul 18.00 WIB nanti, ia bisa mendapat keuntungan sekira Rp 200.000 sampai Rp 250.000.

"Ya kita mah cari untung saja, setor modal ke koperasi berapa, enggak selalu habis sih mainannya," tegas Endang.

Sebagai informasi, ribuan orang masih memadati kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada Kamis (5/5/2022) pagi.

Baca juga: Polres Bogor Terapkan Jalur Buka Tutup Puncak untuk Hindari Kemacetan Parah, Ini Jadwalnya

Assistant Vice President TMII, Leonardus Adityo Nugroho mengatakan, sampai pukul 09.30 WIB sudah sekira 5.000 pengunjung yang datang.

"Pengunjung masih didominasi sama dari Jabodetabek, ada juga yang dari luar Jakarta," katanya.

Menurutnya, untuk antisipasi kemacetan di pintu masuk III TMII, pihaknya membuka juga pintu masuk IV di dekat pemukiman warga.

Kemudian untuk pintu keluar ada satu titik yaitu gerbang II yang tembusnya juga ke pemukiman warga arah Pondok Gede.

"Kalau ini sudah sepi kami juga bisa fungsikan pintu III sebagai gerbang keluar kendaraan," jelasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved