Berita Bogor

Wisatawan ke Puncak Membeludak, Tingkat Okupansi Hotel Capai 80 Persen

Dia memperkirakan tren peningkatan okupansi ini masih akan terjadi hingga berakhirnya libur Lebaran pada Sabtu (7/5/2022).

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Ign Agung Nugroho
Warta Kota/Hironimus Rama
JSI Resort, salah satu penginapan di Megamendung, Puncak, Bogor. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Hironimus Rama

WARTAKOTALIVE.COM, CIAWI - Wisatawan menyerbu kawasan wisata Puncak, Bogor, pada libur Lebaran 2022 ini.

Data dari Traffic Management Center (TMC) Polres Bogor menunjukkan kenaikan pengunjung ke Puncak dimulai pada Selasa (3/5/2022) atau H+1 Lebaran 2022.

"Pada Selasa (3/5/2022), ada 35.000 kendaraan roda empat masuk Puncak. Hari ini sudah 30.000 kendaraan terdeteksi masuk Puncak pada pukul 09.00 WIB tadi," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, Rabu (4/5/2022).

Baca juga: Menhub: Pulang Sebelum Puncak Arus Balik, Kalau Cuti Bisa Diperpanjang, Sebaiknya Setelah 8 Mei 2022

Baca juga: Antar 140 Penumpang ke Kepulauan Seribu, KM Bina Karya Alami Kerusakan Kemudi di Tengah Laut

Baca juga: Terapkan One Way, Jalur Puncak Arah ke Jakarta Ramai Lancar

Meningkatnya pengunjung ke kawasan Puncak berdampak pada tingkat hunian atau okupansi di wilayah ini.

"Sejak Lebaran hari pertama, Senin (2/5/2022) hingga kemarin, tingkat okupansi hotel di kawasan Puncak berada di kisaran 50-80 persen," kata Wakil Ketua Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor Boboy Ruswandi, Rabu (4/5/2022).

Dia memperkirakan tren peningkatan okupansi ini masih akan terjadi hingga berakhirnya libur Lebaran pada Sabtu (7/5/2022).

"Kenaikan okupansi akan terjadi hingga hari Sabtu nanti. Ini kan masih periode libur Lebaran," ujarnya.

Boboy optimis okupansi hotel di wilayah Puncak akan terus meningkat seiring membeludaknya jumlah wisatawan yang masuk ke kawasan wisata favorit ini.

"Sejak kemarin sudah terjadi kemacetan lalu lintas parah di Puncak. Ini pasti akan berdampak pada tingkat okupansi hotel," imbuhnya.

Baca juga: Jalur Puncak Macet Parah, Volume Kendaraan Capai 30.000

Baca juga: Pengunjung Menggerutu dan Kapok ke TMII, Karena Biaya Masuk ke Setiap Wahana Mahal

Baca juga: 13.500 Pemudik Diberangkatkan dari Stasiun KA Gambir Hari Ini

Sebelum Lebaran, lanjut dia, tingkat okupansi hotel di wilayah Puncak cukup rendah.

"Selama Ramadan, tren okupansi kita memang jelek, paling di kisaran 30-50 persen," jelasnya.

Boboy berharap tren peningkatan okupansi ini terus berlangsung sehingga sektor pariwisata Kabupaten Bogor bisa bangkit dari dampak pandemi Covid-19.

"Semoga ini menjadi awal yang bagus agar pariwisata Kabupaten Bogor pulih dari dampak Covid-19," pungkas Boboy. (ron)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved