Hari Raya Idulfitri

Menhub Larang Delapan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Beroperasi saat Libur Lebaran, Takut Tenggelam

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tak mau ambil risiko saat melihat kapal-kapal di Pelabuhan Muara Angke yang dipakai untuk berwisata.

Warta Kota/ Junianto Hamonangan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan Pelabuhan Kali Adem, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (3/5/2022). Menteri kaget melihat ada kapal yang tak layak beroperasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan ada delapan kapal yang tidak layak beroperasi saat meninjau Pelabuhan Kali Adem, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (3/5/2022).

Kepala KSOP Muara Angke Dimyati mengakui adanya kapal yang dinyatakan tidak layak operasi, setelah dilakukan proses ramp check angkutan Lebaran 1443 Hijriah.

Baca juga: Di Mata Politisi PDIP, Stadion JIS Bukan Mahakarya, Minta Anies Minta Maaf pada Korban Banjir

Berdasarkan data yang diperoleh, sebanyak 31 kapal tercatat berada di Pelabuhan Muara Angke.

Hanya saja diantara kapal-kapal tersebut, ada delapan kapal yang tidak layak operasi.

“Ternyata ada delapan kapal yang tidak memenuhi syarat sehingga mereka tidak disiapkan untuk angkutan mudik lebaran saat ini,” ungkap Dimyati, Selasa (3/5/2022).

Menurut Dimyati, tidak lulusnya kapal-kapal itu dikarenakan ada berbagai faktor yang mendasar seperti kelengkapan alat keselamatan berupa life jacket yang tidak sesuai standar.

“Life jacket mereka kadang kurang, kadang itu hanya ada sekitar 70-80 persen, walaupun hanya 10 persen kekurangannya kami tidak akan berangkatkan,” sambungnya.

Baca juga: PT KAI Sediakan Tiket Bagi Pemudik yang Belum Berangkat dari Stasiun Gambir dan Senen

Selain itu, masih ada juga kekurangan lainnya seperti mesin kapal yang dianggap tidak layak beroperasi.

Hal ini sangat penting agar tidak ada kendala saat berada di tengah laut.

Ada pun nantinya kapal-kapal yang dianggap layak beroperasi akan digunakan mengangkut penumpang menuju Kepulauan Seribu untuk berlibur selama momen lebaran. 

“Jadi hanya ada 23 kapal yang kami standby-kan operasional hariannya,” ucapnya.

Kepala KSOP Muara Angke Dimyati.
Kepala KSOP Muara Angke Dimyati. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

“Maksimal 18 kapal, yang lima cadangan jika sewaktu-waktu ada lonjakan di luar dugaan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta para pemilik kapal agar segera memperbaiki transportasi laut miliknya supaya ketika digunakan tidak ada mengalami kendala.

“Oleh karena itu, saya mengimbau kepada pemilik kapal untuk melengkapi dan memperbaiki syarat syarat perjalanan dengan baik,” ujar Budi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved