Mudik Lebaran

Rekor Tertinggi, 1,7 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada Arus Mudik Lebaran 2022

Tujuan yang menjadi favorit pemudik juga masih menuju arah timur via Jalan Tol Trans Jawa, yang memegang 53,8 persen dari total pemudik.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Sebanyak 1,7 juta kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju tiga arah, yaitu timur (Trans Jawa dan Bandung), barat (Merak), dan selatan (Puncak), pada arus mudik Lebaran tahun ini. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sebanyak 1,7 juta kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju tiga arah, yaitu timur (Trans Jawa dan Bandung), barat (Merak), dan selatan (Puncak), pada arus mudik Lebaran tahun ini.

Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga Tbk Dwimawan Heru menjelaskan, angka ini naik 9,5 persen jika dibandingkan Lebaran 2019 sebelum pandemi Covid-19.

Lalu lintas menuju arah timur yang melewati Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek, juga mencatat rekor tertinggi tahun ini.

Baca juga: Selain Tempat Wisata, Polisi Juga Bakal Amankan TPU di Masa Libur Lebaran

“Sedangkan jika dibanding dengan lalu lintas normal pada periode November 2021 yang merupakan lalu lintas tertinggi saat pandemi, 1,7 juta kendaraan yang melintas di periode mudik tahun ini naik 18,6 persen,” ujar Heru dalam siaran pers, Selasa (3/5/2022).

Dilihat dari sisi distribusi lalu lintas, tujuan yang menjadi favorit pemudik juga masih menuju arah timur via Jalan Tol Trans Jawa, yang memegang 53,8 persen dari total pemudik.

"Selain itu, 27,6 persen menuju arah Merak, dan 18,7 persen menuju arah Puncak," bebernya.

Baca juga: Dirgakkum Korlantas Patroli: Setelah Silaturahmi Segera Kembali, Hindari Tanggal 7-8 Mei

Melihat tingginya lalu lintas mudik, Heru mengimbau masyarakat yang saat ini tengah berada di kampung halaman, untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek.

“Periode arus balik sendiri memiliki jumlah hari yang cukup pendek jika dibanding dengan arus mudik.

"Jika semua orang merencanakan pulang di akhir libur panjang, seperti tanggal 6, 7, dan 8 Mei 2022, maka peningkatan lalu lintas serentak secara bersama-sama, ini harus diantisipasi oleh pengguna jalan,” paparnya. (Yanuar Riezqi Yovanda)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved