Hari Raya Idulfitri

Mad Romli Ingatkan Warga Kabupaten Tangerang Jaga Prokes saat Libur Lebaran

Wakil Bupati Tangerang Mad Romli mengingatkan warganya untuk tak bablas saat libur Lebaran. Prokes ketat tetap dijaga.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli (kiri), bersama Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melaksanakan salat Idulfitri barengan. Pada kesempatan itu Mad Romli minta warganya taat prokes saat libur Lebaran. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Wakil Bupati Tangerang Mad Romli mengajak kepada masyarakat untuk saling memaafkan di hari yang Fitri ini.

Hal tersebut diungkapnya di Masjid Agung Al Amjad, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, Lebaran tahun ini momentum untuk bisa saling merangkul, berjabatan tangan dengan hati yang suci. Untuk mencari kemuliaan di hadapan Allah Swt.

Baca juga: Kemenkumham Lepas 675 Orang Napi saat Idulfitri karena Program Remisi, Salah Satunya Ridho Rhoma

Pada tahun ini kata Mad Romli, seluruh warga bisa berkumpul di kampung halaman masing-masing. Setelah dua tahun tidak bisa mudik karena pandemi Covid-19.

"Meski bisa berkumpul dengan keluarga, namun tetap kita harus bisa mentaati protokol kesehatan,” ujarnya.

“Dengan tetap menjaga jarak dan memakai masker, menghindari kerumunan," imbuh Mad Romli.

Baca juga: Polres Metro Tangerang Kota Tangkap Pengusaha Ayam Potong Berformalin yang Beroperasi Enam Tahun

Kesadaran terhadap protokol kesehatan, kata Mad Romli harus dilaksanakan agar sekembalinya usai melaksanakan liburan Idul Fitri, tidak terjadi lagi ledakan angka kasus Covid 19 seperti tahun sebelumnya.

Sehingga Kabupaten Tangerang khususnya, umumnya Provinsi Banten bisa terjaga dari virus Covid-19.

"Mari kita tanamkan hati dan pikiran kita untuk tetap saling memaafkan, saling merangkul dan tentutnya mari kita rayakan hari kemenangan ini untuk menjadi insan yang bertaqwa kepada Allah Swt," ucapnya.

Baca juga: Setyo Kangen Almarhum Istri, Rela Menempuh Jarak Jauh dari Bogor untuk Ziarah ke TPU Tanah Kusir

Ia mengatakan, modal sosial yang terbentuk pasca-Lebaran dengan menguatnya saling pengertian antar sejumlah pihak yang membentuk semangat persatuan harus dimanfaatkan untuk mengakselerasi kebangkitan bangsa Indonesia dari pandemi.

Sehingga ekonomi Indonesia pada umumnya bisa kembali normal seperti sediakala.

Mad Romli menambahkan suasana saling memaafkan pada suasana Lebaran harus mampu membuka sekat-sekat perbedaan dari setiap anak bangsa. "Hal ini dilakukan agar mampu menjawab berbagai tantangan yang sedang dihadapi negeri yang kita cintai ini," tandas Mad Romli.

Sumber: WartaKota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved