Berita Video

VIDEO: Kisah Porter di Merak, Cita-cita Kuliahkan Buah Hatinya

Marzuki, selama 15 tahun menjadi porter atau orang memberikan jasa membawa barang milik orang lain di Pelabuhan Merak Banten.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM PULOMERAK -- Pria berseragam merah tengah bersiap menunggu pemudik yang akan turun di depan pintu masuk Dermaga 1, Pelabuhan Merak Banten, Minggu (1/5/2022).

Saat itu, penumpang yang akan turun dan membawa barang berlebih menjadi sasarannya.

Marzuki, selama 15 tahun menjadi porter atau orang memberikan jasa membawa barang milik orang lain di Pelabuhan Merak Banten.

Saat ditemui Wartakotalive.com, Marzuki menuturkan sudah bertahun-tahun menjadi porter hingga bisa menafkahi istri dan kedua anaknya hingga lulus sekolah.

"Saya sudah 15 tahun menjadi jasa angkut barang, bersyukur hingga sampai saat ini anak saya dua-duanya bisa mengenyam bangku sekolah," ucap Marzuki di Jembatan Dermaga 1, Pelabuhan Merak Banten, Minggu (1/5/2022).

Pria mengenakan topi hitam itu juga bersyukur usai Presiden Joko Widodo memperbolehkan masyarakat untuk mudik, penghasilannya pun kini ikut meningkat.

"Alhamdulillah, sekarang lebih meningkat. Mulai dari H-7 sudah mulai ramai menjadi jasa pengangkut barang," jelas dia.

Marzuki menyebut rata-rata pemudik memberikan upah mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu. Tergantung dari banyaknya barang yang dibawakan.

"Iya sekarang lagi mudik gini, pemudik juga kasihnya bisa agak lebihan bersyukur saya," ungkap dia.

Harapnya, dengan terus bekerja keras Marzuki dapat memberikan pendidikan kepada anaknya hingga ke perguruan tinggi.

"Iya meski menjadi seorang porter saya berharap bisa memberikan pendidikan ke anak saya hingga ke kuliah," ungkap bapak dua anak ini. (m27)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved