Mudik Lebaran

Rudi Sudah Terbiasa, 32 Tahun Tetap Bekerja Sebagai Penjaga Gerbang Tol saat Lebaran

Bagi sebagian orang hanya bisa termenung melihat orang mudik Lebaran, karena tak bisa lantaran pekerjaan.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
warta kota/miftahulmunir
Rudi (54) bertugas sebagai penjaga gerbang Tol Jasa Marga di kawasan Bandung dan Sadang, Purwakarta, Jawa Barat, terbiasa tak mudik karena pekerjaan. 

WARTAKOTALIVE.COM, PURWAKARTA - Hampir 32 tahun, Rudi (54) bertugas sebagai penjaga gerbang Tol Jasa Marga di kawasan Bandung dan Sadang, Purwakarta, Jawa Barat.

Ia hanya lulusan SMA, ketika usianya 22 tahun atau pada tahun 1991 silam ia melamar sebagai penjaga gerbang tol Bandung.

Baca juga: Akibat One Way, Kendaraan Antre di Gerbang Tol Sadang Arah Jakarta, Sopir Gertak Petugas Pintu Jaga

Ketika itu gerbang tol Bandung baru pertama kali dibuka oleh Jasa Marga dan ia merasa beruntung bisa bekerja di sana.

Rudi menikmati betul pekerjaannya, tanpa mengeluh meskipun di hari raya Lebaran Idul Fitri ia tetap bertugas di gerbang Tol.

Dari tak memiliki jabatan di Jasa Marga dan sekarang ia dipercaya sebagai supervisor gerbang Tol Sadang, Purwakarta, Jawa Barat.

"Alhamdulillah sampai sekarang keluarga itu masih mengerti, tugas dan kerjaan saya di Jasa Marga ini menjaga pintu gerbang tol," ujarnya.

Baca juga: Jelang Idul Fitri, Penyaluran Vaksinasi Booster di Tangerang Raya Lebih dari 300 Ribu Orang

Sehingga keluarganya tidak ada yang protes ketika merayakan hari lebaran tanpa dirinya di rumah.

Sebab, ia masih dapat bersilaturahmi lebaran ke keluarga besarnya di hari kedua lebaran atau hari berikutnya yang masih suasana Idul Fitri.

"Kalau istri dan anak saya sudah biasa dari awal menikah dan anak masih pada kecil sudah saya tinggalkan bekerja saat lebaran," jelasnya.

Lelaki dua anak ini melanjutkan, ketika lebaran tak selalu ia bertugas di menjaga gerbang tol yang padat pemudik.

Baca juga: Jejen Bersyukur Dapat Berkah Lebaran dengan Menjadi Petugas Motoris Pertamina di Karawang

Karena ia pastinya ada jadwal yang sudah disiapkan oleh pimpinannya supaya ia dapat merasakan berkumpul bersama keluarga di hari raya lebaran.

Namun demikian, lelaki yang dua tahun lagi pensiun ini mengaku lebih sering di hari Idul Fitri berkerja dibanding libur.

"Tapi enggak masalah sih, anak istri saya sudah mengerti dan memahami kerjaan saya," kata Rudi.

Menurut pria asli Bandung ini, setiap pegawai Jasa Marga yang masuk di hari raya Idul Fitri mendapat uang lembur.

Baca juga: Kapolres Metro Bekasi Ajak Satpol PP dan Dishub Atasi PKL dan Parkir Liar agar tak Ganggu Mudik

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved