Lebaran

Pemprov DKI Tiadakan Open House di Rumah Gubernur Anies dan Wagub Ariza saat Lebaran

Aceng mengatakan, pemerintah pusat melarang kegiatan tersebut karena saat ini masih menerapkan PPKM level dua.

indonesiarayanews.com
Gedung Balai Kota DKI 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan kegiatan open house di kediaman Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Hal ini sebagaimanna instruksi dari pemerintah pusat.

“Nggak ada, kan sudah ada instruksinya nggak ada open house, nggak ada halal bi halal (kebijakan) dari pemerintah pusat,” kata Kepala Bagian Mental Spiritual pada Biro Pendidikan Mental DKI Jakarta Aceng Zaini, Sabtu (30/4/2022).

Aceng mengatakan, pemerintah pusat melarang kegiatan tersebut karena saat ini masih menerapkan PPKM level dua.

Karena itu, pemerintah daerah mengikuti kebijakan tersebut demi kebaikan bersama dari bahaya penularan Covid-19.

“Jadi nggak ada open house untuk halal bihalal ya,” ucapnya.

Baca juga: Wali Kota Tangsel Pastikan Tak Ada Open House Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022, Ini Alasannya

Seperti diketahui, Anies dan Ariza berencana akan merayakan Hari Raya Idulfitri 1443 H di Jakarta.

Mereka bahkan melaksanakan salat Ied di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.

Pemprov DKI Jakarta menggandeng tiga penyedia jasa angkutan umum untuk mengurai kepadatan lalu lintas saat pelaksanaan salat Ied Idulfitri 1443 H di Jakarta International Stadium (JIS) Jakarta Utara.

Baca juga: Pemkot Bekasi Wajibkan Peserta Bukber dan Open House Sudah Divaksin Dua Kali

Karena itu, masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan salat Ied Idulfitri 1443 H diminta menggunakan transportasi publik, karena lahan parkir yang disediakan terbatas.

Sekretaris DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan, untuk mendukung kenyamanan warga menggunakan transportasi publik,

Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan tiga transportasi online yaitu Grab Indonesia, Gojek, dan Bluebird Group. Langkah tersebut sebagai alternatif transportasi serta memudahkan mobilitas warga menuju dan dari kegiatan salat Ied di Jakarta International Stadium.

“Kami di Pemprov DKI Jakarta mengapresiasi adanya kolaborasi yang baik dengan pihak swasta dalam mendukung kegiatan salat Ied pertama kali di JIS. Kerja sama ini dilakukan untuk memudahkan warga yang ingin berpartisipasi salat Ied di JIS. Selain itu, sebagai upaya mengurai antrean dan kerumunan saat keluar dari area JIS,” kata Marullah.

Menurutnya, ketiga transportasi online tersebut juga menyediakan potongan harga untuk perjalanan menuju dan dari JIS.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved