Lifestyle

6 Strategi Saat Lebaran agar Berat Badan Tidak Naik, Salah satunya gunakan Piring Kecil

dehidrasi dan lapar karena puasa, akan menyebabkan tubuh memperlambat metabolisme untuk mengurangi penggunaan energi seefisien mungkin.

Istimewa
ketupat salah satu hidangan spesial saat lebaran. Ketupat dinikamti dengan opor ayam, rendang, sambal kentang, serta sayur godok 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Lebaran selalu identik dengan banyak hidangan lezat.

Apalagi hidangan itu dinikmati bersama keluarga tercinta. 

Namun seringkali kenikmatan itu bagai pisau bermata dua. 

Pasalnya hidangan nikmat yang disajikan bisa membuat berat badan menjadi berlebih paska Lebaran.

Padahal saat berpuasa sebulan penuh, konsumsi makanan bisa lebih 'direm'.

Baca juga: Hindari Makan Berlebihan saat Perayaan Idul Fitri, Simak Tips Supaya Mag Tidak Kambuh

Tapi jangan juga terlalu 'jahat' dengan diri sendiri untuk tidak menikmati hidangan spesial setahun sekali tersebut.

Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi mengatakan
dehidrasi dan lapar karena puasa, akan menyebabkan tubuh memperlambat metabolisme untuk
mengurangi penggunaan energi seefisien mungkin.

Saat memasuki Hari Raya, akan dihidangkan menu makanan spesial yang hanya dijumpai pada saat Idul Fitri.

"Jangan buat diri anda menderita, cicipi dan konsumsi makanan yang kita suka. Namun, setelah itu segera kembali kepada resolusi hidup sehat Anda," ujar Andam, dalam buka puasa bersama secara virtual belum lama ini. 

Baca juga: Sajikan Hidangan yang menarik dapat Menambah Kelezatan, Buktikan

"Menerapkan gaya hidup sehat dan aktif tentunya membutuhkan komitmen jangka panjang dan konsisten," imbuhnya.

Aria Novitasari, Nutritionist sekaligus merupakan anggota dari Dietetic Advisory Board (DAB) Herbalife Nutrition, berbagi tips kembali mengatur pola makan setelah Ramadan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga asupan nutrisi di masa libur Idul Fitri diantaranya:

1. Batasi Konsumsi Santan dan Lemak
Banyak makanan yang mengandung santan dan lemak yang disajikan saat Hari Raya, dan tentunya
kita pasti menikmati makanan-makanan favorit tersebut.

Boleh saja menikmati makanan tersebut, tapi perlu diingat untuk membatasi porsinya agar tak kelebihan asupan lemak jenuh yang tidak baik untuk kesehatan.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved