Berita Video

VIDEO : PLT Bupati Bogor Tinjau Pospam Gadog Pastikan Kesiapan Layani Arus Mudik Lebaran

Iwan memastikan intensitas kendaraan di jalur Puncak tidak terlalu padat karena kawasan ini bukan jalur mudik.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Alex Suban

WARTAKOTALIVE.COM, GADOG - Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Bogor Iwan Setiawan mengunjungi Pos Pengamanan (Pospam) Simpang Gadog di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jumat (29/4/2022) sore.

Iwan datang untuk meninjau kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran di Kabupaten Bogor.

Simak Video Berikut :

"Hari ini kita meninjau pengamanan Idul Fitri di Kabupaten Bogor, seperti yang biasa kita lakukan rutin setiap tahun," kata Iwan, Jumat (29/4/2022) sore.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan 27 pos pengamanan (Pospam) di Kabupaten Bogor.

"Ada 27 pospam kita siapkan, tetapi yang sentral di Simpang Gadog ini," ujarnya.

Pospam Gadog ini, lanjut Iwan, sudah dikunjungi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Kamis (28/4/2022) kemarin.

"Pak Menhub kemarin juga datang ke sini untuk memastikan kesiapan kita melayani arus mudik Lebaran," papar politisi Gerindra ini.

Baca juga: Satlantas Polres Bogor Gelar Vaksinasi Covid-19 di Jalur Simpang Gadog selama Bulan Ramadan

Baca juga: VIDEO : Bupati Bogor Ade Yasin Ditahan, Iwan Setiawan Ditunjuk Menjadi PLT Bupati

Berdasarkan pantauannya selama dua hari ini, Iwan memastikan intensitas kendaraan di jalur Puncak tidak terlalu padat.

"Puncak kan bukan jalur mudik ya. Jadi arus mudik di sini tidak terlalu padat. Nanti H-1 hingga H+ Lebaran baru timbul permasalahan yang cukup berat," ungkapnya.

Untuk mencegah kemacetan saat Lebaran nanti, Pemkab Bogor sudah perintahkan ke Dinas PUPR dan dinas lain untuk merehabilitasi jalan alternatif di wilayah Puncak.

"Dua minggu yang lalu Dinas PUPR mulai lakukan perbaikan agar bisa dilalui sehingga bisa dipakai para pengguna kendaraan saat jalur utama macet. Insyaallah sudah baiklah," tutur Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor ini.

Namun dia memastikan bahwa jalur alternatif di Puncak hanya boleh dilewati kendaraan pribadi karena jalannya sempit.

"Jalur alternatif hanya untuk kendaraan pribadi, kendaraan penumpang dan komersial belum bisa," pungkas Iwan.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved