Breaking News:

Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda

Kejaksaan Agung Periksa Dua Bekas Direktur Utama Garuda Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat

Mereka diperiksa sebagai saksi atas dua orang yang telah ditetapkan tersangka.

Editor: Yaspen Martinus
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Dua bekas Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia (Persero) diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat di maskapai pelat merah tersebut. 

Menurutnya, saksi yang diperiksa berasal dari jajaran komisaris, direksi, vice presiden Garuda, jajaran komisaris dan direksi Citilink, serta tim pengadaan pesawat jenis ATR dan Bombardier.

"Kemudian tim penyidik melakukan penyitaan atas dokumen sebanyak 580 dokumen."

"Kemudian barang bukti elektronik HP, dan satu kotak atau dus dokumen berisikan dokumen persidangan dalam perkara Garuda yang di KPK," jelas Burhanuddin.

Baca juga: Kerja Sama dengan Kemenkes Berlanjut, Aplikasi Ini Teruskan Fokus Perawatan Proaktif Pasien Covid-19

Selanjutnya, kata Burhanuddin, pihaknya juga langsung menahan kedua tersangka di tempat terpisah.

"Tersangka SA dilakukan penahanan di Rutan Salemba Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan."

"Kedua, tersangka AW ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung," ungkapnya.

Baca juga: Sempat Raib, Pengguna iPhone Kini Bisa Akses Aplikasi PeduliLindungi Lagi

Burhanuddin menyatakan, pihaknya masih menghitung kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi Garuda, berkoordinasi dengan BPKP.

"Kerugian negara ini masih kita masih diskusikan, kita meminta BPKP untuk melakukan perhitungan dan insyaallah dalam waktu dekat akan disampaikan juga berapa nilai kerugiannya," ucap Burhanuddin. (Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved