Terorisme

Hendak Diringkus, Tersangka Teroris Lempar Bom ke Polisi, Akhirnya Ditembak Mati

Tersangka masuk daftar pencarian orang (DPO) karena bergabung dengan jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Kompas.com
Densus 88 usai mengamankan teroris. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Tersangka kasus terorisme yang buron mencoba melempar benda diduga bom saat hendak diamankan oleh polisi di Dusun Salubanga, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan DPO teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) atas nama Askar alias Jaid alias Pak Guru itu akhirnya berhasil ditangkap, Rabu (27/4/2022).

Tersangka masuk daftar pencarian orang (DPO) karena bergabung dengan jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Saat hendak diamankan, kata Dedi, Askar sebelumnya diminta untuk menyerahkan diri kepada kepolisian.

Namun, Askar malah melawan petugas dengan melempar sebuah benda yang diduga bom.

"DPO teroris tersebut melakukan tindakan melemparkan body vest berwarna loreng ke anggota pos sekat yang diduga BOM," beber Dedi.

Baca juga: Densus 88 Ciduk Tujuh Terduga Teroris Jamaah Islamiyah di Jawa Barat

Karena tindakan itu lah membuat aparat melumpuhkan tersangka dengan cara melakukan penembakan.

Akibat tindakan tegas itu, tersangka pun meninggal dunia.

"Akhirnya anggota melakukan tindakan tegas kepolisian terhadap DPO Teroris sehingga DPO teroris meninggal dunia," paparnya.

Baca juga: Kelompok Teroris NII Berencana Gulingkan Jokowi Sebelum 2024

Baca juga: Terungkap, Densus 88 Temukan 1.125 Teroris Anggota NII di Sumatera Barat

Sebelumnya, Satgas Madago Raya terus memburu para personel dari kelompok teroris MIT.

Hingga saat ini, total DPO jaringan ini masih ada dua tersangka antara lain atas nama Nae alias Galuh alias Mukhlas dan Suhardin alias Hasan Pranata. (Des)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved