Berita Jakarta
Gerindra DKI Tunggu Keputusan Prabowo soal Calon Gubernur 2024
Ariza berjanji, Gerindra DKI akan mendukung dan menyukseskan figur yang dipilih DPP untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta nanti.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, CEMPAKA PUTIH - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta masih menunggu kepastian dari DPP soal figur calon Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 mendatang.
Nantinya DPP akan menyerap aspirasi dari berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat, alim ulama dan sebagainya.
“Untuk calon Pilkada DKI nanti diserahkan kepada DPP. Nanti DPP punya mekanisme sendiri, akan mendengarkan pendapat dari internal partai, pendapat dari para alim ulama dan para tokoh-tokoh,” kata Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Hotel Grand Cempaka, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Rabu (27/4/2022) malam.
Baca juga: Duet Sahroni-Airin Dianggap Miliki Posisi Tawar Menarik Jadi Cagub dan Cawagub DKI Jakarta
Ariza mengatakan, hasil diskusi itu nantinya akan diserahkan kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.
Ariza berjanji, Gerindra DKI akan mendukung dan menyukseskan figur yang dipilih DPP untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta nanti.
Baca juga: PKS Siapkan Cagub DKI 2024, Sosok Itu Akan Lanjutkan Program Unggulan Anies Baswedan di Jakarta
“Tentu bagi Partai Gerindra kami ingin Pilkada juga memenangkan siapapun yang diusung. Tahun 2012 kami mengusung Pak Jokowi-Ahok itu menang, tahun 2017 mengusung Pak Anies-Sandiaga menang juga,” ujar Ariza.
“Jadi, siapapun yang didukung oleh pimpinan, Bapak Prabowo, Bapak Dasco (Ketua Harian DPP Gerindra) dan Pak Muzani (Sekjen Gerindra) serta pimpinan lainnya, kami akan sukseskan siapapun orangnya ya,” lanjut pria yang juga menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.
Menurut dia, Partai Gerindra juga akan membuka penjaringan calon kepala daerah maupun anggota legislatif. Pihaknya memberikan kesempatan yang luas bagi seluruh kader untuk dapat diusung menjadi kepala daerah maupun anggota DPRD DKI Jakarta.
Baca juga: Hasil Penjaringan Cagub DKI, LIGA Jakarta: Airin, Erick Thohir hingga Misan Samsuri
Termasuk, kata Ariza, kemungkinan namanya dicalonkan dalam bursa Cagub DKI Jakarta dari Gerindra. Ariza berujar, aspirasi para kader seperti itu boleh saja disampaikan dan Gerindra tentu menghargainya.
“Tapi prinsipnya kalau kami laksanakan tugas saya dulu sebagai Wagub hingga Oktober 2022 dengan sebaik-baiknya. Selebihnya kami serahkan kepada DPP untuk merumuskan calonnya,” ucapnya.
Golkar usung Zaki
Smentara itu, Partai Golkar sudah resmi menjagokan Ahmed Zaki Iskandar sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta.
Zaki yang kini menjabat Bupati Tangerang adalah Ketua DPD DKI Partai Golkar.
Maka, jangan heran jika namanya diusung dala Pilgub DKI.
Padahal, di Partai Golkar ada kader potensial untuk fimajukan yakni Airin Rachmi Diany.
Baca juga: Untuk Pertama Kalinya, Perempuan Masuk di Jajaran Pengurus PBNU, Ada Istri dan Anak Gus Dur
Pencalonan Zaki dalam Pilkada DKI ini mengacu pada keputusan musyawarah daerah (Musda) Golkar DKI Jakarta yang digelar beberapa waktu lalu.
“Kalau Golkar kan sudah ada keputusan Musda (musyawarah daerah), dan sudah jadi keputusan Rakerda (rapat kerja daerah), sehingga kami akan mendukung Ketua DPD Bapak Ahmed Zaki Iskandar,” kata Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta Basri Baco, Rabu (12/1/2022).
Baco memastikan, tidak ada nama lain dari kader Golkar yang akan dicalonkan sebagai Cagub DKI selain Ahmed Zaki.
Untuk sosok Cawagub DKI, kata Baco, Partai Golkar belum menentukannya.
Pria yang juga menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta ini menyebut, pihaknya harus melihat peta perolehan kursi dari ajang Pileg yang digelar lebih dulu di awal 2024.
Hingga kini, Golkar belum melakukan lobi-lobi politik dengan parpol lain di Parlemen Kebon Sirih.
“Untuk pasangannya lihat perkembangan, kan itu nanti hasil dari Pileg 2024,” ujarnya.
“Sekarang kami lagi berusaha bagaimana caranya bisa dapat tempat (kursi di DPRD),” imbuh Baco.
Seperti diketahui, masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berakhir pada 16 Oktober 2022 mendatang.
Untuk mengisi kekosongan jabatan menjelang Pilkada serentak 2024, Kemendagri akan menunjuk pegawai negeri sipil (PNS) eselon I dari lembaga vertikal sebagai Penjabat (Pj) Gubernur.
Meski Pilkada DKI baru dilaksanakan dua tahun lagi, namun bursa calon pengganti sudah mulai memanas, hingga beberapa nama kandidat pun muncul.
Seperti yang diungkapkan Ketua Dewan Penasehat DPD Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik.
Pria yang juga menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu menyebut, ada tiga nama kandidat yang punya potensi maju dalam Pilkada DKI 2024 mendatang, yaitu Ahmad Riza Patria, Airin Rachmi Diany, dan Bahlil Lahadalia.
Kemudian, ada nama Ahmed Zaki Iskandar yang diusung Golkar dan Ahmad Sahroni yang didorong NasDem.
Beberapa lama lain, seperti Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pun mulai mencuat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171208-anies-baswedan-prabowo-subianto_20171208_080908.jpg)