Ramadan

Wartini Manfaatkan Momen Mudik dengan Berjualan Minuman Sampai Malam, Nginap di Stasiun KA

Wajahnya antusias melayani pelanggan yang hampir semuanya adalah pemudik pengguna kereta api.

Warta Kota/ Alfian Firmansyah
Wartini (60) pedagang minuman di depan Stasiun KA Pasar Senen, Jakarta Pusat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Momen arus mudik Lebaran tahun ini membawa berkah tersendiri bagi para pedagang minuman dan makanan di Stasiun Kereta Api (KA) Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Salah satunya adalah Wartini (60) seorang pedagang minuman.

Ia mengaku rela bermalam di depan Stasiun KA Pasar Senen untuk berjualan minuman selama musim arus mudik Lebaran 2022.

“Sengaja mas, jualan sampai malam. Sudah dua tahun enggak dagang di sini karena gak ada mudik. Sekarang ya dagang di sini, semoga ada keuntungan lebih buat Lebaran," kata Wartini ringan kepada Wartakotalive.com, Selasa (26/4/2022).

Senyumnya mengembang sembari melayani beberapa pelanggan.

Wajahnya antusias melayani pembelinya yang hampir semuanya adalah pemudik calon pengguna kereta api.

Baca juga: Ada Aturan One Way, Ini Jadwal Pengendara dari Bandung ke Jakarta Tetap Bisa Lewat Jalan Tol

Setiap musim mudik, Wartini mengaku ikut berjualan dadakan di depan Stasiun KA Pasar Senen bersama sejumlah pedagang lainnya.

Dua tahun belakangan kata Wartini ia tak berjualan di tempatnya ini, karena adanya larangan mudik dari pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: VIDEO : H-6 Jelang Lebaran, 16 Ribu Pemudik Berangkat Dari Stasiun Pasar Senen

Karenanya saat pemerintah melonggarkan pembatasan aktifitas masyarakat, dengan memperbolehkan mudik, Wartini senang.

Ia menyambutnya dengan berjualan minuman di depan Stasiun KA Pasar Senen.

Dengan begitu, Ia berharap mendapatkan keuntungan di musim mudik kali ini.

Baca juga: Enam Hari Menjelang Lebaran, Jumlah Penumpang di Stasiun Gambir Alami Peningkatan Dua Kali Lipat

"Sebelum mudik, biasanya penjualan saya per hari Rp100 Ribu sampai Rp150 Ribu. Untuk saat ini bisa mencapai Rp300 Ribu sampai Rp350 Ribu," tutur perempuan asal Purwodadi, Jawa Tengah ini.

Wartini mengaku sudah mengasong sejak 1980 di area Stasiun KA Pasar Senen.

Baca juga: Sambut Lebaran, Bank Danamon Buka Layanan Penukaran Uang Kertas Baru di Parkir Stasiun Senen

Menurut Wartini dirinya kini hidup sebatang kara sejak suaminya meninggal dunia 2016 lalu.

Sebab dengan suaminya, Wartini mengaku tidak memiliki anak.

“Aku tinggal sendiri mas, kontrak rumah di belakang Staisun KA Pasar Senen. Tidak punya anak juga, jadi saya berjuang sendiri untuk hidup,” tutur Wartini.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved