Berita Internasional

PILPRES Prancis Emmanuel Macron Akan Dibunuh, Biarawati dan Pendeta Ditusuk 20 Kali

Emmanuel Macron yang memenangi Pilpres Prancis untuk 5 tahun kedua akan dibunuh. Pendeta dan biarawati jadi korban.

Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
dailymail.co.uk
Presiden Emmanuel Macron yang memenangi Pilpres Prancis untuk lima tahun kedua diancam akan dibunuh. Pendeta dan biarawati jadi sasaran diikam berkali-kali. 

* Pemilu Prancis, Emmanuel Macron menang lagi

* Emmanuel Macron diancam akan dibunuh

* Pria Bersenjata:  "Kita harus membunuh Macron"

WARTAKOTALIVE.COM, PARIS-- Seorang pria bersenjata meneriakkan 'kita harus membunuh Macron' ketika dia menikam seorang pendeta dan seorang biarawati.

Pria tersebut menikam pendeta dan biarawati beberapa kali dalam serangan tak beralasan di Prancis pagi ini.

Pastor Krzysztof Rudzinski (59) ditikam 20 kali dengan pisau 7cm sebelum Suster Marie-Claude (72) dipotong di tangan saat dia dilaporkan mengambil pisau dari penyerang.

Polisi Prancis menangkap seorang pria Prancis berusia 31 tahun dari Fréjus, Prancis tenggara, setelah serangan pada pukul 10 pagi di gereja Saint Pierre d'Arène, Nice.

Demikian berita terkini Wartakotalive.com, bersumber dari dailymail.co.uk hari ini. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Emmanuel Macron Terpilih Jadi Presiden Prancis Lagi, Kalahkan Marine Le Pen

Pilpres Prancis, Emmanuel Macron Menang

Presiden petahana Prancis Emmanuel Macron mengalahkan saingan sayap kanannya Marine Le Pen untuk masa jabatan lima tahun kedua sebagai presiden pada 24 April 2022 di Paris, Prancis. Emmanuel Macron dan Marine Le Pen keduanya lolos pada Minggu 10 April untuk putaran kedua pemilihan presiden Prancis 2022 yang diadakan hari ini, pada 24 April. Ini adalah kali kedua berturut-turut kedua kandidat berhadapan di putaran final pemilihan.
Presiden petahana Prancis Emmanuel Macron mengalahkan saingan sayap kanannya Marine Le Pen untuk masa jabatan lima tahun kedua sebagai presiden pada 24 April 2022 di Paris, Prancis. Emmanuel Macron dan Marine Le Pen keduanya lolos pada Minggu 10 April untuk putaran kedua pemilihan presiden Prancis 2022 yang diadakan hari ini, pada 24 April. Ini adalah kali kedua berturut-turut kedua kandidat berhadapan di putaran final pemilihan. ((Foto oleh Jeff J Mitchell/Getty Images/AFP))

Pemilu Presiden Prancis putaran kedua berlangsung Minggu kemarin antara petahana Emmanuel Macron melawan politisi sayap kanan Marine Le Pen.

Presiden Prancis Emmanuel Macron kembali terpilih untuk jabatan lima tahun kedua setelah mengalahkan Marine Le Pen.

Macron (44) menang dengan meraih 58,5 % suara, mengalahkan Marine Le Pen (53) yang meraih 41,5 % suara, menurut exit poll.

Dalam pidato kemenangan yang ambisius, Macron mengatakan: "Mulai sekarang saya bukan lagi kandidat untuk sebuah partai. Saya Presiden semua orang!"

Dia mengakui bahwa Prancis 'penuh dengan kemarahan dan perpecahan', tetapi berjanji: "Tidak seorang pun akan ditinggalkan di pinggir jalan."

Baca juga: RUDAL Nuklir Satan II Bisa Lenyapkan Inggris dan Prancis, Vladimir Putin Peringatkan Negara Barat

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved