Kebakaran

Hindari Kebaran, BPBD Minta Warga Matikan Listrik & Kompor Gas yang Tak Terpakai Saat Mudik Lebaran

Komandan Peleton Tim Reaksi Cepat BPBD Provinsi DKI Jakarta, Warjono, mengatakan bahwa listrik menjadi salah satu faktor utama terjadinya kebakaran. 

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Rendy Rutama
Kondisi rumah warga pada Senin (25/4/2022) sekira pukul 09.00 WIB, setelah kejadian kebakaran di Pasar Gembrong Jakarta Timur, Minggu (24/4/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Beberapa hari belakangan, peristiwa kebakaran kerap terjadi di Jakarta,

Hal itu membuat warga di Ibu Kota harus waspada.

Oleh karena itu, Komandan Peleton Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Warjono, mengatakan bahwa listrik menjadi salah satu faktor utama terjadinya kebakaran

Saat ditemui wartakotalive.com di lokasi kebakaran, Cempaka Putih Utara, Kemayoran, Jakarta Pusat, Warjono meminta warga mematikan listrik yang tidak terpakai saat mudik Lebaran.

Baca juga: William Heran Kebakaran Terus Berulang dalam Waktu yang Singkat, Padahal Jakarta Belum Masuk Kemarau

Baca juga: Kebakaran yang Terjadi di Cempaka Putih Utara Hanguskan Tujuh Rumah dan 40 Jiwa dari 9 KK Mengungsi

Baca juga: Korban Kebakaran di Pasar Gembrong Mengharapkan Perhatian Pemerintah untuk Pemulihan Traumatik

Pria yang memakai baju oranye ini juga mengingatkan agar warga melapor kepada Ketua RT atau RW sebelum mudik Lebaran.

"Setidaknya menyalakan lampu yang dapat terlihat oleh tetangga, sehingga jika terjadi korsleting dapat dilihat," kata Warjono di sela-sela pemberian bantuan untuk korban kebakaran.

BERITA VIDEO: Pemudik Mulai Banjiri Terminal Poris Plawad Kota Tangerang

Menurut Warjono, bagi warga yang ingin meninggalkan rumah dalam jangka waktu panjang, pastikan aliran listrik di rumah dalam kondisi aman. 

Selain listrik, menurut Warjono, kerusakan kompor gas juga menjadi salah satu faktor utama terjadinya kebakaran.

"Kalau selesai masak, sebaiknya kompor dimatikan. Jangan pernah tinggalkan kompor dalam keadaan nyala," ujar Warjono.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved