Perang Rusia Ukraina

RUDAL Nuklir Satan II Bisa Lenyapkan Inggris dan Prancis, Vladimir Putin Peringatkan Negara Barat

Rudal Satan II berhulu ledak nuklir mampu menyerang target yang jauhnya 11.200 mil yang berarti dapat dengan mudah menyerang AS dan Inggris

Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
dailymail.co.uk
Rudal Satan II berhulu ledak nuklir mampu menyerang target yang jauhnya 11.200 mil yang berarti dapat dengan mudah menyerang target di Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara Eropa. 

* Rusia uji coba rudal nuklir Satan II

* Satan II bisa lenyapkan Inggris dan Prancis seketika

* Rudal Nuklir Rusia Sarmat bisa jangkau Amerika Serikat 

* Presiden Vladimir Putin peringatakan negara yang ganggu Rusia

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Presiden Rusia Vladimir Putin memamerkan rudal berhulu ledak nuklir yang tak akan bisa dihentikan oleh siapa pun.

Pernyataan Vladimir Putin itu sekaligus sebagai pengingat dan ancaman bagi siapa pun yang mencoba menghalangi langkah Rusia yang kini tengah memerangi Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin  mengumumkan rudal berkemampuan nuklir terbaru rezimnya akan dikerahkan pada awal musim gugur ini.

Dengan mengatakan itu, Putin akan 'memaksa mereka yang mencoba mengancam Rusia untuk berpikir dua kali'.

Rudal Sarmat, atau 'Satan II', dikatakan sebagai rudal balistik antarbenua terjauh di dunia.

Rudal Satan II mampu menyerang target yang jauhnya 11.200 mil - yang berarti dapat dengan mudah menyerang target di Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara Eropa.

Demikian berita terkini Wartakotalive.com bersumber dari dailymail.co.uk hari ini. 

Baca juga: Rusia Kerahkan Rudal Nuklir Setan 2 yang Bisa Jelajah Antarbenua dan Hancurkan Inggris-AS Sekejap

Baca juga: Media Rusia Soroti Pernyataan Sri Mulyani bahwa Semua Pemimpin Negara G20, Termasuk Putin Diundang

Rudal Nuklir Diuji Coba

Vladimir Putin memuji pengembangan rudal, yang berhasil diuji coba awal pekan ini, 'peristiwa besar dan signifikan' bagi industri pertahanan Rusia.

Dia mengatakan Sarmat akan 'memastikan keamanan Rusia dari ancaman eksternal dan membuat mereka yang mencoba mengancam negara kita, dengan retorika agresif berpikir dua kali.'

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved