Kabar Artis

Rayakan Hari Kartini, Shandy Purnamasari Beri Penghargaan untuk 10 Perempuan Mandiri

Pebisnis dan filantropis Shandy Purnamasari mempunyai cara untuk memaknai Hari Kartini yang dirayakan setiap tanggal 21 April. Apa itu?

Dokumentasi Pribadi
Sebagai founder Komunitas Perempuan Level Up, Shandy Purnamasari memberikan apresiasi ke 10 kartini Indonesia masa kini. Penghargaan berhadiah total Rp 100 juta itu dilakukan di J99 Tower, Jakarta Selatan, dan disiarkan live melalui Instagram @shandypurnamasari dan @perempuanlevelup, Kamis (21/4/2022) malam. 

5. Halimah (60 tahun) Penjahit

Sudah menjadi penjahit sejak tahun 1978, Halimah merasa bersyukur dengan talenta yang dimiliki karena dapat membiayai keluarganya.

Sejak suaminya sudah tidak lagi memiliki penghasilan selama puluhan tahun, Halimah berperan sebagai ibu dan pencari nafkah.

Baca juga: Jelang Hari Kartini, Bentara Budaya Jakarta Gelar Pameran Lukisan Karya Seniman Perempuan Indonesia

Baca juga: Juragan 99 Gelar Pesta Mewah Tema Squid Games Untuk Shandy Purnamasari Setelah Beri Kado Tas Hermes

6. Eka (31 tahun) Pengemudi Ojek Online

Eka adalah mantan pekerja instansi pemerintah yang dirumahkan. Eka menjajal sebagai pengemudi ojek online karena ratusan surat lamarannya tidak ada yang menerimanya.

Eka merasa lebih baik tetap bekerja meski resikonya sangat tinggi.

7. Sari (46 tahun) Asisten rumah tangga

Sari adalah asisten rumah tangga yang menghidupi keluarganya.

Dirinya merasa bahagia menjalani perannya meski ada beberapa cibiran yang diterimanya, Sari tetap semangat karena dirinya memiliki pekerjaan yang halal.

Bertepatan dengan Hari Kartini, 21 April 2022, Komunitas Perempuan Level Up memberikan penghargaan kepada 10 Kartini versi Perempuan Level Up.
Bertepatan dengan Hari Kartini, 21 April 2022, Komunitas Perempuan Level Up memberikan penghargaan kepada 10 Kartini versi Perempuan Level Up. (Istimewa)

8. Anita (50 tahun) Pekerja penanganan sarana dan prasarana umum

Sebagai orang tua tunggal, Afifah merasa sangat bersyukur tetap mendapatkan pekerjaan sebagai petugas PPSU. Meski lelah dan letih, Anita menjalaninya dengan sepenuh hati

9. Afifah (50 tahun) Penjual Sayur

Afifah sudah menjadi penjual sayur sejak 30 tahun lalu. Meski merasa sering diremehkan, pekerjaan ini adalah satu-satunya sumber pendapatan keluarga.

10. Sri Widyastuti (53 tahun) Guru Mengaji

Sebagai guru mengaji, Sri kini berperan sebagai pencari nafkah keluarganya. Selain itu, Tuti juga sering memberikan kelas mengajar gratis untuk anak-anak di sekitar rumahnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved