Lebaran

Perayaan Lebaran Bakal Seru, Restoran di Jakarta Buka hingga Pukul 22.00 WIB

Perayaan Lebran 2022 dipastikan seru, karena semua serba longgar. Selain bisa mudik, masyarakat juga bisa menikmati santapan malam hingga pukul 22.00.

istimewa
Ilustrasi - Perayaan Lebaran 2022 semakin seru, karena masyarakat bisa menikmati santapan lezat di restoran hingga pukul 22.00 WIB seiring penerapan PPKM level 2. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - DKI Jakarta memasuki pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 mulai 19 April sampai 9 Mei 2022.

Adapun dalam penerapan PPKM tersebut, restoran atau kafe di Ibu Kota diperbolehkan buka hingga pukul 22.00 WIB.

Aturan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2022 tentang PPKM Level 3, 2, 1 di Jawa dan Bali.

Baca juga: Pernah Terima Uang 1 M dari Bos DNA, Rizky Billar akan Hati-hati Pilih Rekan Kerja

"Dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 22.00 waktu setempat," bunyi dari Imendagri itu.

Dari kapasitas dalam kondisi normal, jumlah pengunjung juga dibatasi maksimal 75 persen, dan makan juga dibatasi hanya 60 menit.

Selain itu, pengunjung juga wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai.

Serta, hanya pengunjung dengan kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk, kecuali tidak bisa divaksinasi Covid-19 karena alasan kesehatan.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria meminta pemudik asal Jakarta memiliki sikap tanggung jawab dari penyebaran Covid-19.

Baca juga: Tips Mengambil Pinjaman Online Agar Tetap Aman dan Tidak Merugikan Diri Sendiri

Mereka diwajibkan mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 agar tidak terjadi lonjakan kasus pasca mudik.

“Pak Jokowi (Presiden) berkali-kali menyampaikan bagi yang mudik diperkenankan, namun tetap laksanakan protokol kesehatan secara ketat, disiplin, patuh dan bertanggungjawab,” kata pria yang akrab disapa Ariza ini.

Kata dia, sikap tanggungjawab itu diperlukan karena di sekitar masyarakat ada kelompok orang yang rentan terpapar Covid-19.

Mereka adalah lanjut usia (lansia) dan orang yang memiliki komorbid atau penyakit bawaan.

“Kita semua harus lebih berhati-hati, jangan sampai kehadirannya ke kampung justru membawa Covid ya. Itu yang selalu diingatkan,” ujar mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini.

Baca juga: Bertepatan dengan Hari Kartini, Persib Bandung Gelar Program Sauyunan Bertajuk #LapanganUntukBerbagi

Menurutnya, potensi lonjakan Covid-19 pasca mudik dan balik memang menjadi perhatian utama pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved