Kriminalitas

Dalami Kasus Pengeroyokan, Polisi Gali Dugaan Pengaruh Alkohol Ketika Putra Siregar Keroyok Korban

Dalami Kasus Pengeroyokan, Polisi Gali Dugaan Pengaruh Alkohol Ketika Putra Siregar Keroyok Korban. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Putra Siregar bersama Rico Valentino ditangkap jajaran Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (12/4/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menegaskan penyidikan kasus pengeroyokan yang menjerat pemilik PS Store, Putra Siregar, dan artis Rico Valentino masih didalami.

Termasuk adanya dugaan pengaruh alkohol ketika Putra Siregar dan Rico Valentino mengeroyok korban, yakni Nuralamsyah di sebuah tempat hiburan malam Jakarta Selatan.

"Di dalam pemeriksaan, (dugaan pengaruh alkohol) itu juga kami gali," kata Budhi saat dikonfirmasi, Rabu (20/4/2022).

Namun demikian, Budhi mengaku tidak mudah bagi penyidik untuk mendapatkan informasi terkait hal tersebut.

"Terus terang ada satu kesulitan di kami di mana peristiwa ini dilaporkan kurang lebih 2 minggu setelah peristiwa itu terjadi. Kalau kita bicara pemeriksaan terhadap tersangka maupun korban, tentunya itu sudah melewati batas waktunya," ujar dia.

Mantan Kapolres Metro Jakarta Utara itu menuturkan, penyidik masih mencari bukti-bukti lain untuk melengkapi berkas perkara.

Baca juga: Putra Siregar dan Rico Valentino Ditahan Jadi Tersangka Pengeroyokan, Mendekam 20 Hari di Tahanan

Baca juga: Putra Siregar Tersandung Kasus Bagaimana Nasib Bekasi FC, Ini kata Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto

"Kita masih mengupayakan dengan alat bukti lain, maupun mencari bukti pendukung untuk membuktikan proses pidana yang sedang kami lakukan," jelas Budhi.

Budhi menjelaskan, aksi pengeroyokan itu terjadi di kafe CD di kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 2 Maret 2022 lalu.

"Peristiwa ini dipicu karena ada salah satu kawan perempuan yang ada di kelompok RV dan PS ini mendatangi ke mejanya korban MNA," kata Budhi.

Budhi menuturkan, Rico Valentino dan Putra Siregar tidak mengetahui pembicaraan antara teman perempuannya dengan korban.

Namun, Rico Valentino tidak senang melihat teman perempuannya berbicara dengan korban.

"Tersangka RV lalu mendatangi korban MNA, kemudian melakukan pemukulan terhadap korban MNA," ujar Kapolres.

Tak berselang lama, lanjut Budhi, Putra Siregar juga mendatangi meja korban dan turut melakukan penganiayaan.

"Tersangka PS bersama-sama di situ dengan dia menendang dan mendorong tersangka MNA," tutur Budhi.

Korban Nuralamsyah membuat laporan polisi (LP) pada 16 Maret 2022, atau sekitar dua pekan setelah peristiwa pengeroyokan.

Putra Siregar dan Rico Valentino dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved