Tergugat Ada yang Tak Hadir, Sidang Gugatan Rp1 Triliun ke PT Suzuki Indomobil Motor Ditunda

Sidang yang dihelat di Pengadilan Negeri Jakarta Timur itu, akhirnya ditunda majelis hakim.

Istimewa
Sidang gugatan Rp1 triliun lebih terhadap perusahaan otomotif PT Suzuki Indomobil Motor (Suzuki) oleh mantan mitranya, CV Fadol Putra Mandiri digelar, Senin (18/4/2022). Sidang yang dihelat di Pengadilan Negeri Jakarta Timur itu, akhirnya ditunda 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sidang gugatan Rp1 triliun lebih terhadap perusahaan otomotif PT Suzuki Indomobil Motor (Suzuki) oleh mitranya, CV Fadol Putra Mandiri digelar, Senin (18/4/2022).

Sidang yang dihelat di Pengadilan Negeri Jakarta Timur itu, akhirnya ditunda majelis hakim.

Alasannya, sebagian pihak yang berperkara tidak hadir mengikuti persidangan. 

"Kita tunda dulu. Untuk yang sudah hadir pada sidang hari ini tanpa perlu dikirimkan lagi undangan, diharapkan tetap datang pada sidang selanjutnya," kata majelis hakim.

Diketahui, selain Suzuki, juga yang digugat karena perbuatan melawan hukum (PMH) oleh CV Fadol Putra Mandiri yaitu Irman Jaya Taher (tergugat II) dan Serda Hermawan Taofik (tergugat III).

Juga turut tergugat CV Hidup Bersama (turut tergugat I), CV Matrah Jaya (turut tergugat II), PT Etty Bersaudara Jaya (turut tergugat III) dan CV Adhi Karya (turut tergugat IV). 

Baca juga: Ini Penyebab PT Suzuki Indomobil Motor Digugat Rp1 Triliun

Adapun pihak yang tidak hadir dalam sidang ialah tergugat III, turut tergugat I hingga III. Pihak Suzuki dan Irman Jaya Taher hadir diwakili kuasa hukumnya. 

Hakim memutuskan menunda persidangan perkara bernomor: 125/Pdt.G/2022/PN Jkt.Tim. ini, hingga beberapa pekan ke depan. 

"Sidang berikutnya dilaksanakan pada 18 Mei 2022," ucap hakim. 

Baca juga: Suzuki Kenalkan Suzuki Smart Hybrid, Mampu Kurangi Emisi CO2, Hemat BBM dan Harga Terjangkau

Sebelumnya, Suzuki digugat lebih dari Rp1 triliun oleh mitranya, CV Fadol Putra Mandiri.

Penyebabnya kontrak kerja sama pengangkutan dan pengelolaan limbah non B3 yang diteken bagian Generral Affair (GA) yaitu Giri Santoso Triatmojo, mewakili Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor, dinilai tak dijalankan sebagaimana mestinya. 

Menurut kuasa hukum CV Fadol Mandiri Putra, Rezekinta Sofrizal, ada perubahan serta pengurangan hari jadwal pengangkutan dan pengelolaan limbah, serta dimasukannya vendor lain secara sepihak.

Baca juga: Suzuki Rilis Varian Tertinggi XL7 Alpha FF, Ini Sejumlah Pengembangannya

Ini, kata dia diduga terjadi lantaran "skandal" yang dilakukan oleh oknum karyawan dan non karyawan, hingga menyeret oknum TNI. 

Adapun kerugian materil dalam perkara ini ialah Rp22.250.000.000.

Jumlah itu merupakan akumulatif kerugian yang didapatkan CV Fadol Putra Mandiri sejak bulan April 2021 sampai Februari 2022, sebelum kontrak berakhir. 

Baca juga: Pembalap Team Suzuki Ecstar Joan Mir Akui Bisa Bertemu Presiden Jokowi Menjadi Kesempatan Langka

"Sementara kerugian imateril Rp1 triliun karena klien kami merasa dengan adanya hal tersebut berdampak pada psikis, takut dan trauma ketika bertemu orang dengan pakaian loreng. Klien kami oleh mitra kerja lainnya dianggap ada masalah, sehingga berdampak ke nama baik klien kami," ujar Rezekinta. 

Tak hanya ranah perdata, persoalan ini juga dilaporkan secara pidana ke Polda Metro Jaya dan Pomdam Jaya.
 
 
 
 
 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved