Breaking News:

Berita DPRD Kota Bogor

Sanlat Ramadan, Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Santri Jadi Pemimpin Berlandaskan Iman

Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor ajak santri jadi pemimpin berlandaskan Iman. Hal itu disampaikan di Sanlat Ramadan.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Dok. Humpro DPRD Kota Bogor
Sanlat Ramadan, Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Santri Jadi Pemimpin Berlandaskan Iman. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Sanlat Ramadan, Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor ajak santri jadi pemimpin berlandaskan Iman.

Datang dari kampung, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menjadi gambaran bahwa sorang pemimpin bisa datang darimana saja.

Termasuk dari kalangan rakyat biasa, tidak harus dari kalangan anak pejabat atau orang kaya. Materi tersebut, ia sampaikan kepada seluruh santri Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan yang digelar di Ruang Paripurna, Gedung DPRD Kota Bogor, Sabtu kemarin.

Baca juga: Komisi III DPRD Kota Bogor Ingin Pembangunan Infrastruktur di Kota Bogor Sesuai Kebutuhan Warga

Atang mengatakan,kepemimpinan adalah sebuah keniscayaan yang akan diemban oleh setiap manusia.

Untuk itu, kepemimpinan harus disiapkan dengan matang dengan berlandaskan iman agar saat dimintai pertanggungjawaban, seorang pemimpin bisa mempertanggungjawabkan kepemimpinannya kepada ummat dan kepada sang khalik.

"Kepemimpinan adalah keniscayaan sejarah. Untuk itu, kepemimpinan harus disiapkan tidak boleh dadakan apalagi dipaksakan. Kepemimpinan harus dilatih, bukan hanya sekedar terpilih. Kepemimpinan haruslah berlandaskan keimanan, bukan hanya sekedar kemauan," kata Atang.

Baca juga: Gaji 486 Guru dari Januari Belum Dibayar Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Minta Segera Dilunasi

Untuk bisa mengemban tanggungjawab sebagai seorang pemimpin yang berlandaskan iman, menurut Atang, perlu disiapkan tiga hal. Yakni kesiapan ruhiyah, fikriyah dan jasadiyah.

Yang dimaksud sebagai kesiapan ruhiyah adalah mengisi masa muda dengan meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT dengan mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan.

“Mumpung masih Ramadhan, mari menjalankan sunnah-sunnah dari Rasullullah SAW. Tak hanya itu, dimaksimalkan juga puasanya, tarawehnya, Tilawatil Qurannya, dimaksimalkan infaqnya dan lain sebagainya. Ini sebagai tabungan dan persiapan dari sisi keimanan,” ujar Kang Atang.

Lalu, kesiapan fikriyah adalah kesiapan bagi para pemimpin dari segi pendidikannya. Atang mengingatkan kepada para santri, agar terus mengemban ilmu pendidikan, baik formal maupun non-formal.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved