Minggu, 3 Mei 2026

Temuan Mayat

Geger, Mayat Pria Pekerja Salon Ditemukan dengan Mulut Berbusa

Warga nampak melihat dari kejauhan saat polisi datang melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi jenazah.

Tayang:
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Joko Supriyanto
Warga RT 4/4 Kaliabang Tengah, Bekasi Utara digegerkan dengan temuan seorang pria pekerja salon yang tewas dengan mulut berbusa 

WARTAKOTALIVE.CO,M, BEKASI -- Warga RT 4/4, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, digegerkan dengan temuan seorang pria tewas di dalam rumah kontrakan.

Pria yang merupakan pekerja salon tersebut tewas dalam kondisi terbujur kaku dan mengeluarkan busa putih dari mulutnya.

Pantauan Tribunbekasi.com (jaringan Wartakotalive.com), tampak warga berdatangan ke lokasi kejadian setelah mendengar informasi adanya seseorang pria yang ditemukan tewas di dalam area rumah kontrakan dengan mulut berbusa.

Warga nampak melihat dari kejauhan saat polisi datang melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi jenazah.

Baca juga: Warga Parung Heboh Temukan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Pagi Hari

Setelah petugas kepolisian melakukan pemeriksaan, jenazah langsung dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk dilakukan otopsi.

Selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca juga: Ibu yang Buang Mayat Bayinya di Tempat Sampah di Kramat Jati Ditangkap

Ketua RT 4/4, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Siman (51) mengatakan penemuan jenazah bermula ketika rekan korban mendatangi rumah kontrakan K (35)).

Sebab K sudah beberapa hari tidak masuk kerja di salah satu salon kecantikan.

Baca juga: 7.000 Mayat Tentara Rusia Ada di Kamar Jenazah di Ukraina, 3.000 Dikembalikan Tapi Ditolak Moskow

"Jadi temannya itu datang, karena korban ini sakit, nah mau jengukin mungkin, karena kan udah beberapa hari tidak berangkat kerja. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa," kata Siman, Senin (18/4/2022).

Diungkapkan Siman, diduga korban mengakhiri hidupnya dengan meminum cairan pembersih.

Sebab saat ditemukan, disamping jenazah ada botol cairan pembersih yang sudah terbuka.

Baca juga: Bikin Miris, Mayat Bayi Ditemukan di Tempat Sampah Terbungkus Jaket dan Mengisap Jempol

"Tadi perwakilan pihak keluarga sudah datang. Nanti langsung mau dibawa ke kampung halamannya di Kebumen," katanya.

Siman menjelaskan korban sendiri memang sudah hampir 1 tahun mendiami kontrakan tersebut.

Informasi yang di dapat bahwa korban bekerja di salah satu salon kecantikan. 

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Bekasi Utara Iptu Haryono mengatakan dari hasil pemeriksaan tim Inafis, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan di tubuh korban.

Selain itu saat ditemukan ada satu botol cairan pembersih bekas pakai disamping jenazah.

Baca juga: Sempat Disangka Sampah, Mayat Bayi Ditemukan dalam Bungkusan Tas di Kali Phb

"Sesuai identifikasi pada hari ini almarhum meninggal karena minum cairan pembersih lantai. Sementara ini yang ditemukan seperti itu," katanya.

Siang ini katanya jenazah juga sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Pihak keluarga pun juga tidak memperpanjang kejadian ini dan memastikan korban meninggal karena kecelakaan dan bukan karena kejahatan.

"Setelah dilakukan identifikasi tadi tidak ditemukan tanda kekerasan. Keluarga juga tidak mau memperpanjang dan langsung dibawa ke kampung halamnya di Kebumen," ucapnya. (JOS)

Catatan: Depresi bukanlah soal yang sepele. Jika kalian mempunyai tendesi untuk bunuh diri atau butuh teman curhat, kalian dapat menghubungi kontak di bawah ini. Kesehatan jiwa merupakan hal yang sama pentingnya dengan kesehatan tubuh. Jika semakin parah, disarankan untuk menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait, seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa.

LSM Jangan Bunuh Diri (021 9696 9293) LSM Jangan Bunuh Diri adalah Lembaga swadaya masyarakat yang didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan jiwa. Tujuan dibentuknya komunitas ini adalah untuk mengubah perspektif masyarakat terhadap mental illness dan meluruskan mitos serta agar masyarakat paham bahwa bunuh diri sangat terkait dengan gangguan atau penyakit jiwa. Kalian dapat menghubungi komunitas ini melalui nomor telepon (021 0696 9293) atau melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved