Breaking News
Jumat, 8 Mei 2026

Kebakaran

Diduga Korsleting Listrik, Rumah 2 Lantai di Kebayoran Lama Terbakar

Herbert menuturkan dugaan penyebab kebakaran akibat korsleting listrik. Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Budi Sam Law Malau
Istimewa
Petugas Damkar saat memadamkan api pada Minggu (17/4/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kebakaran menimpa rumah dua lantai di Jalan Kramat, RT 6/RW 1, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Minggu (17/4/2022) siang.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Herbert Plider Lumban Gaol, mengatakan kebakaran menghanguskan rumah di jalan tersebut.

"Rumah tinggal di lantai dua yang terbakar seluas 4 meter x 7 meter. Rumah itu ditinggali satu kepala keluarga dengan empat jiwa," ujar dia, dalam keterangan yang diterima pada Minggu.

Herbert menjelaskan laporan kebakaran itu diterima sekitar pukul 10.55 WIB.

Awalnya, pemilik rumah sedang memasak di lantai bawah.

Baca juga: Diduga Akibat Korsleting Listrik dari Televisi, Sebuah Rumah Kosong di Jalan Persada Tebet Terbakar

Kemudian terjadi korsleting listrik yang ditandai dengan turunnya MCB.

"Ada warga yang melihat kebakaran di lantai atas rumah dan segera menelpon ke kantor pemadam kebakaran untuk meminta bantuan," katanya.

Baca juga: Kebakaran Kembali Terjadi, Dua Rumah di Cijantung Ludes dengan Kerugian Rp 200 juta

Sebanyak 13 mobil pemadam kebakaran dengan 40 personel diterjunkan ke lokasi.

Petugas berhasil melokalisasi api agar tidak meluas sekitar pukul 11.10 WIB.

Baca juga: Tunjungan Plaza Surabaya Kebakaran dari Lantai 4-12 Tidak Ada Korban Jiwa

"Proses pendinginan sekitar pukul 11.20 WIB dan upaya pemadaman selesai pukul 11.30 WIB," beber dia.

Herbert menuturkan dugaan penyebab kebakaran akibat korsleting listrik.

Baca juga: Satu Keluarga yang Tewas Akibat Kebakaran Bengkel di Warakas Bakal Dimakamkan di Kampung Halaman

Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

"Adapun kerugian kurang lebih mencapai Rp100 juta," tuturnya. (M31)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved