KISAH Ayah Mencuri di Bekas Tempat Kerja Demi Bayar Utang Pernikahan Anak, Kejaksaan Setop Kasusnya

Setelah berhasil mengambil barang-barang tersebut, tersangka berniat menjualnya.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Ahmad Sabran
Kejaksaan Agung menghentikan kasus Aries Dharsono, tersangka pencuri demi membayar utang pernikahan anaknya. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kejaksaan Agung menghentikan kasus Aries Dharsono, tersangka pencuri demi membayar utang pernikahan anaknya.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) Fadil Zumhana memerintahkan Kepala Kejaksaan Negeri Tulungagung menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) bedasarkan keadilan restoratif.

Hal itu berdasarkan peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 dan Surat Edaran JAM Pidum Nomor: 01/E/EJP/02/2022 tanggal 10 Februari 2022.

Baca juga: Pensiunan TNI Tersangka Kasus Pelanggaran HAM Berat di Paniai Papua Bakal Disidang di Makassar

"Restorative justice hanya dilakukan dengan memperhatikan adanya kepentingan korban dan kepentingan hukum lain yang harus dilindungi."

"Penghindaran stigma negatif dan pembalasan, serta dalam rangka menjaga keharmonisan masyarakat," ujar Fadil, Jumat (15/4/2022).

Insiden pencurian itu terjadi pada Senin 21 Februari 2022.

Baca juga: Anggota DPR Tonton Video Porno Saat Rapat, Waketum PPP: Enggak Usah Buka Pesan Video, Tidak Urgen

Tersangka Aries berniat mengambil barang berupa dinamo kincir dan gear box di bengkel SL I tambak Bayem, Dusun Soireng, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

"Dulunya merupakan tambak tempat tersangka pernah bekerja selama sekitar satu tahun," jelas Fadil.

Ia menuturkan, tersangka berangkat dari rumahnya menuju lokasi tambak, mengemudikan mobil pikap Suzuki Carry warna hitam bernomor polisi AG 9949 R.

Baca juga: PPP Ingin Ulangi Sukses 2004 pada Pemilu 2024

Mobil itu dipinjam dari adik tersangka bernama Gaguk.

Setelah itu, tersangka terlebih dahulu duduk-duduk di pantai yang lokasinya tidak jauh dari lokasi tambak, sambil menunggu situasi di tambak sepi.

Kemudian, tersangka merasa kondisi tambak dalam keadaan sepi sekitar sore hari.

Baca juga: Pemerintah Rampungkan Enam Aturan Turunan UU IKN, Dua Perpres dan Empat PP

Tersangka lalu membawa mobil pikap yang dikemudikannya, masuk ke dalam lokasi tambak melalui pintu yang ada posnya.

Selanjutnya, tersangka memarkir pikap yang dikemudikannya, di depan bengkel yang ada di dalam lokasi tambak tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved