Sabtu, 11 April 2026

Mudik Lebaran

Tips Mudik Lebaran dengan Sepeda Motor dari Pengamat Transportasi

Pengamat Transportasi Universitas Soegijapranata, Djoko Setijowarno memberikan tips aman mudik Lebaran 2022 menggunakan sepeda motor.

dok Wartakotalive.com
Tips aman mudik dengan sepeda motor foto Sejumlah pemudik sepeda motor melintas di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, 

WARTAKOTALIVE.COM GAMBIR -- Mudik Lebaran sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman.

Terlebih, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (23/3) lalu telah memberikan izin kepada masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran.

Tak hanya menggunakan mobil, bus, kereta hingga pesawat, para pemudik sering kali menggunakan sepeda motor saat pulang kampung.

Pengamat Transportasi Universitas Soegijapranata, Djoko Setijowarno memberikan tips aman mudik Lebaran 2022 menggunakan sepeda motor.

Dirinya mengingatkan, agar masyarakat tak mudik dengan motor untuk jarak lebih dari tiga jam.

Baca juga: Aturan Baru Mudik Lebaran untuk ASN yang akan Cuti Selama Idul Fitri 2022

Pemudik menggunakan motor diimbau merencanakan perjalanan, dengan baik termasuk mencari dan mengetahui jalur alternatif yang dapat dilalui.

Nantinya, Badan Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) dan Dinas Perhubungan (Dishub) juga diimbau untuk memasang banner tidak menggunakan motor matic pada daerah turunan curam seperti, Batu-Cangar, Gunung Lio, daerah Wonogiri, Bawang-Dieng, Cijapati Garut dan lainnya.

"Meminta bantuan Dishub dan BPTD untuk memasang himbauan berupa bener di semua jembatan timbang agar jika lelah beristirahatlah," ucapnya saat dihubungi, Jumat (15/4/2022).

Baca juga: Kapolri Siapkan Berbagai Strategi Supaya Mudik Lebaran 2022 Berjalan Aman dan Sehat untuk Masyarakat

Selain itu, ia juga memberikan tips lainnya agar pengendara motor yang berpuasa tidak memaksakan diri menempuh perjalanan mudik Lebaran.

Lantaran, perlu ekstra memperhatikan kesiapan berkendara.

"Jika anda berpuasa lebih sering untuk beristirahat, sebaiknya melakukan perjalanan setelah anda berbuka puasa," jelas Djoko.

Sebelum menempuh perjalanan untuk mudik, pemotor juga diwajibkan untuk melakukan pengecekan menyeluruh, terhadap kendaraan yang akan digunakan saat mudik Lebaran.

Baca juga: Antisipasi Kemacetan Saat Arus Mudik, Polisi Bakal Buka Tutup Rest Area Hingga Terapkan Contraflow

"Menyiapkan motornya agar laik untuk perjalanan, melakukan pengecekan tekanan dan kondisi ban," tambah dia.

"Memanfaatkan berbagai navigasi GPS dengan fitur untuk tempat perhentian, lokasi pompa bensin dan memantau lalu lintas.

“Jika menggunakan google map agar diyakinkan rute tersebut tidak ekstrem," paparnya.

Sebagai informasi, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memperkirakan sekitar 80 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan kelelahan.

Pentingnya mengutamakan keselamatan, sebab keselamatan adalah terhindarnya seseorang dari risiko terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan.(m27)
 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved