Profesor Keuangan Belanda Bahas Investasi Berkelanjutan di Internasional Economic Expo 2022 FE UNJ

Mathijs menggunakan rating ESG (Environment, Social and Governance/ Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola) sebagai pendekatan dari investasi berkelanjuta

Editor: Ahmad Sabran
istimewa
Seri keempat rangkaian seminar Internasional Economic Expo 2022 FE UNJ 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Seri keempat rangkaian seminar Internasional Economic Expo 2022 menghadirkan Profesor keuangan dari Erasmus University, Belanda, Prof. Mathijs Van Dijk.

Kehadiran Mathijs dalam seminar daring itu membahas topik tentang pengaruh dari investasi berkelanjutan terhadap return saham di seluruh dunia.

Investasi berkelanjutan atau sustainable investing merupakan topik utama dalan riset-riset yang dilakukan Prof. Mathijs, dan dia memiliki tujuan untuk menjembatani celah antara praktik dan akademik dalam topik ini. 

Dalam paparannya, Mathijs menggunakan rating ESG (Environment, Social and Governance/ Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola) sebagai pendekatan dari investasi berkelanjutan.

Ia menyatakan bahwa terdapat empat argumen utama mengapa sustainable investing diperlukan yakni karena alasan etis, dampak, return saham yang lebih tinggi serta risiko yang lebih rendah untuk saham-saham dengan ESG yang lebih kuat. 


“Kami menemukan sangat sedikit bukti bahwa peringkat ESG terkait dengan return saham. Temuan ini berlaku secara global di dalam berbagai wilayah geografis, dalam periode sampel yang berbeda, dalam sector yang berbeda dan juga di berbagai pemeringkatan ESG yang berbeda pula.” kata Prof. Mathijs saat memberikan kuliah virtual, Rabu (13/4/2022).

Seminar ini digelar dalam rangka memperingati hari Dies Natalis ke-17 Fakultas Ekonomi Universitas Jakarta (FE UNJ) 

Baca juga: Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor Soroti Pedestrian Sentul-Kandang Roda, Bakal Gelar RDP


Menurutnya, hasil studinya mempertanyakan sejumlah besar literatur serta pandangan populer di industri tentang pengembalian finansial untuk investasi di ESG.

“Secara keseluruhan kami menunjukkan bahwa investasi pada ESG oleh perusahaan tidak mempengaruhi kinerja investasi selamat dua puluh tahun terakhir,” tambahnya.


Prof. Mathijs juga menyatakan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan sebagai pembelajaran dari efek biaya modal dari ESG.


Seminar yang berlangsung selama 90 menit tersebut mendapatkan antusiasme dari para peserta seminar yang berasal dari perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri.

Terlihat dari membeludaknya pertanyaan dari peserta yang meramaikan sesi diskusi pada seminar tersebut.

Baca juga: Kawanan Perampok Mobil Pikap Bersenjata Api Dibekuk Polisi


Rangkaian seminar Internasional dengan tema besar "Bersinergi dalam Keberagaman, Semangat, dan Inovasi” ini juga merupakan kolaborasi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta bersama Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya dan Fakultas Bisnis Universitas Katholik Widya Mandala Surabaya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved