Berita Video

VIDEO : Kapolda Metro Jaya Minta Polisi Anggap Mahasiswa Sebagai Anak Sendiri

Fadil Imran juga memastikan sudah memeriksa anggotanya agar tidak membawa senjata api dalam pengamanan unjuk rasa.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Alex Suban
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran beri pengarahan dalam apel pengamanan aksi unjuk rasa di di Monas, Gambir, Jakarta Selatan, Senin (11/4/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meminta para personel Kepolisian yang mengamankan aksi unjuk rasa BEM Seluruh indonesia memperlakukan para mahasiswa seperti anak sendiri yang sedang bermain.

Hal ini disampaikannya dalam apel pengamanan aksi unjuk rasa di di Monas, Gambir, Jakarta Selatan, Senin (11/4/2022).

Simak Video Berikut :

Dalam kesempatan itu Kapolda Irjen Fadil Imran meminta agar personelnya membangun perpektif baru untuk prinsip-prinsip pelayanan terhadap pengunjuk rasa dengan saling membangun respek.

Personel polisi harus menganggap peserta aksi sebagai anak sendiri.

"Menjaga mahasiswa seperti jaga anak sendiri yang sedang main. Jaga anak, dengan penuh kasih sayang dan kelembutan agar terjadi suasana kondusif," bebernya.

Apalagi kata Fadil, saat ini masih dalam suasana bulan Ramadan sehingga harus menjaga kesucian bulan suci Ramadan.

Ia juga memastikan sudah memeriksa anggotanya agar tidak membawa senjata api dalam pengamanan unjuk rasa.

Baca juga: Kapolda Metro Imbau Mahasiswa Demo Layaknya Orang Terdidik

Baca juga: Mahasiswa Mulai Panjat Pagar Gedung DPR/MPR

Fadil mengingatkan bahwa pengamanan unjuk rasa harus sesuai dengan Peraturan Kapolri 01 2009 dan Prosedur Tetap 01 2009.

Dimana aparat yang berjaga tidak diperkenankan membawa satupun senjata api (senpi) dan senjata tajam (Sajam).

"Dalam pedoman tidak ada anggota yang membawa dan mengunakan senjata api dan peluru tajam. Tadi sudah dilakukan pengecekan oleh Danton dan Danpi bahwa personel yang terlibat tidak bawa senpi dan sajam," tuturnya

Ia meminta personelnya untuk memedomanii ajaran Jenderal Besar Soedirman yang menjungjung tinggi kesabaran dan kelembutan.

"Jadikan kelembutan dan kesabaran sebagai prinsip dasar dalam hadapi Unras ini. Insyallah semua akan berjalan tertib dan aman dan menjadi ladang ibadah di bulan suci Ramadan," bebernya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved