Ramadan

Saat Ramadan, Kecamatan Duren Sawit Gelar Razia PMKS untuk Dibina

Seperti diketahui saat Ramadan biasanya jumlah PMKS meningkat, Pemprov DKI pun gigih memberantasnya lewat razia rutin.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Para PMKS di kawasan Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur berusaha kabur dari kejaran petugas dengan naik angkot. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di kawasan Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur berusaha melarikan diri dari kejaran petugas.

Bahkan dua pengamen yakni seorang ibu dan anak, serta pengemis yang merupakan seorang nenek mencoba kabur dengan cara naik angkot yang kebetulan melintas di lokasi.

Baca juga: Pemkab Bekasi Terpanggil Bangun Balai Penyuluhan Pertanian untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani

Alhasil petugas gabungan dari Satpol PP, P3S Suku Dinas Sosial dan Suku Dinas Perhubungan seketika mencegatnya di pintu masuk angkot dan meminta sopir angkot melanjutkan perjalanan.

"Jalan pak, jalan pak," kata seorang petugas yang meminta supaya sopir angkot mengurungkan niat mengangkut para PMKS, Jumat (8/4/2022).

Ketiga PMKS itu pun tidak dapat berbuat banyak setelah sempat berupaya melawan saat hendak diamankan petugas gabungan usai gagal naik angkot yang kebetulan melintas.

Sekretaris Kecamatan Duren Sawit, Ali Siregar mengatakan ada enam orang PMKS yang terdiri dua pengamen jalanan, dua manusia gerobak dan dua pengemis yang diamankan petugas.

Baca juga: PDIP tak Pernah Lelah Menggagalkan Ajang Balap Formula E Lewat Berbagai Cara

"Selanjutnya keenam anggota masyarakat ini kita bawa ke Kecamatan Cipayung untuk kita lakukan swab (tes Covid-19) selanjutnya dibawa ke panti sosial," ucapnya.

Menurut Ali, para PMKS itu diamankan karena dianggap melanggar Perda DKI Nomor 8 Tahun 2007 tentang ketertiban umum terutama saat bulan Ramadan.

"Ini dalam rangka antisipasi kegiatan ketentraman dan ketertiban umum di wilayah Kecamatan Duren Sawit di bulan suci Ramadan," ujar Siregar.

Ali menambahkan mereka kemudian dibawa ke panti sosial milik Dinas Sosial DKI Jakarta yang berada di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, untuk proses pembinaan.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved