Tawuran Berdarah

Tawuran Berdarah Sering Terjadi di Wilayahnya, Warga Kota Bambu Utara Jakbar Minta Polisi Tegas

Heri Sigel, warga sekitar mengatakan tawuran di willayahnya sudah sering terjadi dan sangat meresahkan warga

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Miftahul Munir
Lokasi kejadian tawuran yang tewaskan M Diaza di Jalan Kota Bambu IV atau gang Sanip, Jati Pulo, Palmerah, Jakart Barat pada Sabtu (9/4/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Peristiwa tawuran berdarah di Jalan Sanip, Kelurahan Jati Pulo, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat ,sudah sering terjadi, bahkan setiap malam Minggu pasti ada dan sudah menjadi rutinitas.

Seperti yang terjadi pada Sabtu (9/4/2022) dini hari, ada tiga korban terkena luka bacokan senjata tajam.

Satu diantaranya bernama Muhammad Diaz meninggal dunia di lokasi kejadian.

Heri Sigel, warga sekitar mengatakan tawuran di willayahnya sudah sering terjadi dan sangat meresahkan warga karena terjadi hampir setiap malam.

Heri meminta kepada polisi agar segera menindak tegas karena warga sudah lelah dengan aksi tawuran yang terjadi di sana.

"Kami minta tindaklah tegas, capek soalnya ini tempat dijadikan buat ajang tawuran, bukan orang sini tapi orang luar," tuturnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Empat Pelaku Tawuran yang Menewaskan Satu Orang dan Lukai Dua Remaja di Jati Pulo

Menurutnya warga juga sudah sering patroli untuk mencegahnya, tapi tawuran tetap saja sering terjadi.

"Sampai saat ini belum ada solusi nyata dari aparat kepolisian," ujar dia.

Baca juga: Polisi Amankan Empat Remaja di Pondok Gede yang Diduga Bakal Lakukan Tawuran, 1 Orang Bawa Celurit

Menurutnya, setiap kali dijaga oleh warga kondisi pasti selalu aman dan terkendali tanpa aksi tawuran.

Namun ketika warga sudah mulai pulang, pelaku tawuran itu bermunculan dan memulai saling serang.

Baca juga: Tak Disangka Diaz Bertugas Bangunkan Warga Sahur, Tewas Akibat Tawuran Kota Bambu Utara

"Tawuran sekarang ini aneh, jaman media sosial lebih canggih bisa mantau dulu disaat kita jaga lagi ramai itu pasti aman, nah ini harus diberantas dari tahun ke tahun begitu lagi begitu lagi," jelasnya.

Sebelumnya, seorang pemuda bernama Muhammad Diaz Bin Sofyan (20) tewas dalam insiden tawuran di Jalan Sanip, Kelurahan Jati Pulo, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat pada Sabtu (9/4/2022) dini hari.

Baca juga: Tawuran Remaja di Kota Bambu Utara dan Jatipulo Sudah Jadi Kebiasaan Turun Temurun

Pria kelahiran tahun 2002 itu meregang nyawa di lokasi tawuran setelah mendapat luka sabetan senjata tajam di dada sebelah kiri.

Selain Diaz, ada dua rekannya yang ikut terluka akibat sabetan celurit dibagian punggung belakang.

Peristiwa tawuran berdarah hingga memakan korban jiwa itu, berawal ketika korban bersama belasan temannya warga Kota Bambu Utara, Palmerah membangunkan warga untuk sahur dengan berkeliling.

Baca juga: Polsek Tamansari Deklarasi Anti Tawuran, Prihatin Remaja Isi Ramadan dengan Berkelahi

Julmi (37) tetangga korban menceritakan, satu jam sebelum korban meninggal, ia sudah meminta kepada Diaz agar segera pulang.

Kebetulan Diaz adalah warga Kota Bambu Selatan dan ikut membangunkan sahur bersama pemuda di Kota Bambu Utara.

"Sebelumnya mereka kumpul buat persiapan bangunin sahur, nah saya yang patroli sama warga sini dan warga Kota Bambu Utara bubarin, tapi dia enggak pulang," katanya.(m26)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved