Berita Bogor

Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa di Bogor Teriakan Ura Ura Ditujukan untuk Jokowi

Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Bogor Raya hadir dalam unjuk rasa Universitas Pakuan, UIKA, STTIF, STKIP, STAI, STIE GICI dan STIE

Wartakotalive/Hironimus Rama
Aksi demonstrasi mahasiswa terjadi di depan Istana Bogor pada Jumat (8/4/2022). 

Ketika Ura Bergema dalam Demo Mahasiswa di Depan Istana Bogor

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Unjuk rasa mahasiswa terjadi di depan Istana Bogor pada Jumat (8/4/2022).

Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Bogor Raya hadir dalam unjuk rasa ini seperti Universitas Pakuan, UIKA, STTIF, STKIP, STAI, STIE GICI dan STIE Alhidayah.

Mereka menuntuk Presiden Joko Widodo untuk membuat pernyataan resmi terkait wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Tak hanya itu, mereka juga minta Presiden Jokowi memastikan ketersediaan kebutuhan pokok murah dan BBM subsidi serta menolak kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai).

Para mahasiswa dari berbagai kampus ini secara bergantian melakukan orasi di atas mobil komando untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak istana.

Baca juga: BEM SI Gelar Aksi 11 April di Istana, Legislator PDIP: Anggaran Politik Para Pemain Sudah Cair?

Ada satu momen unik ketika Ical, salah seorang orator dari STIT Tarbiyatun Nisa Sentul menyemangati peserta demo dengan terikan "Ura".

Kata "Ura ini" sering dipakai oleh Presiden Vladimir Putin pada setiap akhir pidato untuk menyemangati prajurit atau bawahannya

"Oke, teman-teman tahu Ura? Tahu artinya? Untuk rakyat. Merdeka," ujar Ical, yang disambut dengan yel-yel Ura, Ura, Ura dari para demonstran.

Dengan agak sarkas, ia melanjutkan bahwa Presiden Vladimir Putin ternyata mengetahui situasi di Indonesia.

"Kawan-kawan, kita harus semangat untuk membela rakyat. Jangan sampai loyo. Rakyat sudah menjerit," tuturnya.

Baca juga: BEM SI akan Unjuk Rasa 11 April, Ini 6 Tuntutan Ditujukan untuk Jokowi-Maruf Amin

Ical menambahkan emak-emak di sekitar kampusnya menitipkan aspirasi kepada para mahasiswa di kampusnya.

Namun para mahasiswa di kampusnya tidak bisa datang demo karena ada akredirasi di kampus sehingga dia datang sendirian.

"Saya satu-satunya utusan dari kampus. Kalian yang banyak ini tidak boleh kalah dengan satu orang," teriaknya dari mobil komando.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved