Breaking News:

Kabar Artis

Pengakuan Seorang Sopir Hingga Tanggapan Kompolnas Soal Kisruh Rumah Tangga Nindy Ayunda dan Askara

Kisruh rumah tangga yang didera Nindy Ayunda dengan Askara Parasady Harsono masih jadi perbincangan publik.

Editor: Panji Baskhara
Kompas.com/Tri Susanto Setiawan
Kisruh rumah tangga yang didera Nindy Ayunda dengan Askara Parasady Harsono masih jadi perbincangan publik. 

WARTAKOTALIVE.COM - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyoroti penyanyi Nindy Ayunda.

Poengky Indarti sebut Nindy Ayunda mangkir dari panggilan penyidik kepolisian untuk bisa dimintai keterangannya sebagai terlapor.

Diketahui, Nindy Ayunda sebagai terlapor kasus dugaan penyekapan yang ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.

Poengky Indarti mengatakan, dalam melaksanakan lidik sidik kasus pidana, penyidik berpedoman pada KUHAP dan aturan- aturan Kepolisian, termasuk SOP Kepolisian.

"Penyidik harus secara berkala menginformasikan kepada Pelapor tentang progres penanganan kasus"

"disertai informasi tentang hambatan penanganan kasus " kata Poengky dikonfirmasi wartawan, Kamis (7/4/2022).

Sementara itu, saat ditanyakan soal pengakuan Sulaeman, supir dari keluarga Askara Parasady Harsono dan Nindy Ayunda, Poengky akui, Pasal 112 KUHAP menyatakan saksi wajib menghadiri panggilan tersebut.

Jika dua kali berturut-turut tidak hadir tanpa alasan yg patut, maka polisi berwenang akan melakukan pemanggilan paksa.

"Jika pelapor menduga penyidik tidak profesional dalam menangani laporan maka pelapor dipersilakan melapor ke pengawas internal Polri melalui aplikasi Dumas Presisi," katanya.

Menurut dia, pelapor juga dapat melaporkan kepada Kompolnas selaku pengawas fungsional Polri melalui e-Lapor Kompolnas.

Bisa juga melalui email yang disertai kronologi kasus, bukti pendukung dan foto kopi kartu identitas ke Sekretariat Kompolnas.

"Kompolnas akan melakukan klarifikasi ke Polda Metro Jaya setelah menerima pengaduan. Terima kasih," ujarnya.

Ditempat terpisah, Adi Simbolon, Direktur Eksekutif Bidang Hukum dan HAM, akui, Poengky melakukan kesalahan fatal karena hanya mendengar sepihak dari keluarga Askara.

"Ini bisa pelanggaran kode etik selaku anggota Kompolnas dan patut diduga Poengky masuk angin, karena itu IDM akan melaporkan Poengky Indarti ke Majelis Etik Kompolnas dan Menkopolhukam agar copot Poengky Indarti" ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved