Perang Rusia Ukraina

Alina Kabaeva Istri Muda Vladimir Putin Tiba-tiba Hilang dari NMG, Digaji Rp 150 M/Tahun

Alina Kabaeva (38), istri muda Vladimir Putin, digaji Rp 150,4 miliar/tahun di perusahaan media Rusia. T

Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
dailymail.co.uk
Alina Kabaeva (38), istri muda Vladimir Putin, digaji Rp 150,4 miliar/tahun di perusahaan media Rusia. Tapi, nama wanita keturunan Uzbekistan itu tak lagi muncul di Dewan Direksi dari Grup Media Nasional (NMG), di tengah kekhawatiran sanksi Barat. 

* Istri muda Vladimir Putin keluar dari Grup Media

* Alina Kabaeva digaji Rp 150,4 Miliar/Tahun

* Alina Kabaeva-Vladimir Putin punya anak empat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Nama dan gambar istri muda Presiden Rusia Vladimir Putin telah menghilang secara dramatis dari situs kerajaan media yang dia kendalikan.

Nama Alina Kabaeva (38) yang keturunan Uzbekistan, sebelumnya muncul di bagian Dewan Direksi dari Grup Media Nasional (NMG) tetapi tiba-tiba menghilang - di tengah kekhawatiran sanksi Barat.

Barat tengah mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi terhadap putri Putin dan media propaganda di Rusia, seperti dikatakan pemimpin oposisi yang dipenjara Alexei Navalny.

Alexei Navalny mengusulkan sanksi terhadap TV dan kelompok surat kabar Alina Kabaeva dengan alasan bahwa itu kemungkinan dimiliki oleh Vladimir Putin secara pribadi.

Gaji Aline Kabaeva diperkirakan hampir  8 juta pounsterling setahun atau setara Rp 150,404 miliar di grup media tersebut.

Demikian berita terkini Wartakotalive.com bersumber dari dailymail.co.uk pagi ini. 

Jadi Alat Penyebar Kebohongan

Baca juga: ISTRI Muda Vladimir Putin, Alina Kabaeva, Diminta untuk Diusir dari Swiss

Alina Kabaeva (38), istri muda Vladimir Putin, digaji Rp 150,4 miliar/tahun di perusahaan media Rusia. Tapi, nama wanita  keturunan Uzbekistan itu  tak lagi muncul di Dewan Direksi dari Grup Media Nasional (NMG), di tengah kekhawatiran sanksi Barat.
Alina Kabaeva (38), istri muda Vladimir Putin, digaji Rp 150,4 miliar/tahun di perusahaan media Rusia. Tapi, nama wanita keturunan Uzbekistan itu tak lagi muncul di Dewan Direksi dari Grup Media Nasional (NMG), di tengah kekhawatiran sanksi Barat. (dailymail.co.uk)
Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved