Berita DPRD Kota Bogor

Gaji 486 Guru dari Januari Belum Dibayar Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Minta Segera Dilunasi

Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor kecewa gaji 486 guru dari Januari belum dibayar. Minta pekan ini dilunasi.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Dok. Humpro DPRD Kota Bogor
Gaji 486 Guru dari Januari Belum Dibayar Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Minta Segera Dilunasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Gaji 486 guru dari Januari belum dibayar Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor minta segera dilunasi.

Belum terbayarkannya gaji atau honor untuk guru honorer tingkat SD dan SMP se-Kota Bogor yang bersumber dari Dana BOS APBN, menjadi perhatian khusus Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto.

Baca juga: Komisi I DPRD Kota Bogor Kawal Pembangunan Perpustakaan Daerah, Jangan Nafsu Pembangunan Belaka

Bersama dengan Komisi IV DPRD Kota Bogor, Atang memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Rabu (6/4/2022).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Hanafi menjelaskan, belum terbayarkannya gaji yang bersumber dari BOS APBN dikarenakan Juklak dan Juknis dari Kemdikbud baru turun pada pertengahan Februari.

“Kami baru bisa melakukan sosialisasi, bimtek kepala sekolah, serta proses penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) di tingkat sekolah setelah juklak juknis dari kemendagri keluar," kata Hanafi.

"Setelah RKAS selesai, baru diinput kedalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Insya Allah tahapan tersebut sudah kami upayakan diselesaikan semaksimal mungkin," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Atang meminta kepada Disdik dan BKAD untuk mempercepat proses administrasi yang dibutuhkan.

“Kami minta akhir pekan ini bisa diselesaikan. Tahapan sudah di BKAD, untuk itu segera proses adminsitrasinya dan upayakan Jum’at besok atau maksimal Senin depan sudah pencairan. Kasian para guru honorer kita. Mereka sudah bekerja maksimal tapi 3 bulan belum gajian. Apalagi, hari ini kebutuhan hidup semakin besar,” ujar Atang.

Baca juga: Komisi II DPRD Kota Bogor Kecewa Perumda Trans Pakuan Masih Dibawah Ketiak PT. Kodjari

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Disdik Kota Bogor, ada sekitar 486 guru dan tenaga pendidik yang belum mendapatkan gaji atau honor sejak awal tahun.

Atang meminta agar kedepannya, kasus seperti ini tidak lagi terjadi. Sehingga, berdasarkan hasil rapat tersebut disiapkan dua skenario penggunaan BOS APBN untuk tahun kedepannya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved