Remaja Tewas Dikeroyok

Nurdin Minta kepada Polisi untuk Segera Menangkap Para Pelaku Penganiaya Anaknya Hingga Tewas

Remaja berinisial DA (14) tewas dikeroyok dalam tawuran di Jalan Raya Tambun Utara, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Sigit Nugroho
Istimewa
Ilustrasi pengeroyokan 

WARTAKOTALIVE.COM, TAMBUN UTARA - Remaja berinisial DA (14) tewas dikeroyok dalam tawuran di Jalan Raya Tambun Utara, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (5/4/2022) dini hari.

Orangtua DA bernaa Nurdin (54) pun meminta polisi segera menangkap para pelaku pengeroyok.

Pasalnya, Nurdin menduga bahwa anaknya menjadi korban salah sasaran, sehingga dikeroyok oleh 15 pelaku tawuran.

Hal itu diketahuinya setelah menginterogasi seorang pelaku penganiayaan.

"Saya sempat cari pelakunya. Alhamdulillah, dalam waktu singkat saya temukan dan dia mengakui perbuatannya," kata Nurdin.

Baca juga: Pamit Beli Mie Goreng, Remaja di Tambun Utara Tewas Dianiaya saat Terjadi Tawuran Antar-pemuda

Baca juga: Diduga Keroyok Pengendara Mobil di JLNT Casablanca, 12 Pemotor Ditangkap

Baca juga: Rebutan Wanita, Tiga Pemuda Dikeroyok di Tempat Hiburan Malam di Bekasi

"Dia (pelaku) mengaku bahwa ada 15 orang yang tawuran. Pelaku yang memukul anak saya jumlahnya 15 orang," ujar Nurdin.

Nurdin menerangkan bahwa pelaku mengakui bahwa ia menganiaya korban sehingga tewas lantaran mengalami sejumlah luka benda tumpul.

"Anak saya dipukuli dan diinjak-injak oleh pelaku. Luka sayatan enggak ada. Kalau, luka di dalam banyak. Luka di mata sama dada. Lebam. Yang di dada itu hancur di dalam," ucap Nurdin.

"Jadi, sudah sempat keluar darah dari hidung. Yang terlihat paling parah itu mata, karena dihajar pakai balok," terang Nurdin.

Nurdin menuturkan bahwa tawuran melibatkan dua kelompok remaja antar gang rumahnya.

BERITA VIDEO: Bintangi Film Pulang, Mark Natama Bantah Cinlok dengan Ziva Magnolya

Tawuran serupa disebutnya sering terjadi saat bulan puasa.

"Pada tahun kemarin, itu iya emang setiap malam minggu ada aja yang tawuran makanya saya minta kepada aparatur desa tolong disikapi kejadian seperti ini jangan sampai memakan korban lebih banyak," kata Nurdin.

Sementata itu, Kanit Reskrim Tambun, Iptu Trisno mengaku pihaknya telah mengamankan beberapa pelaku.

Meski begitu, ia belum mau berbicara banyak.

"Katanya sudah ada yang diamankan, coba tanya ke Polres ya," kata Trisno.

Sumber: Tribun bekasi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved