Sabtu, 25 April 2026

Banjir di Bekasi

Bekasi Dikepung Banjir di 11 Titik, di Perum IKIP Capai 1 Meter

Idham mengatakan berdasarkan pendataan sementara yang dilakukan oleh BPBD ada 11 titik di Bekasi yang terdampak banjir.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Joko Supriyanto
Banjir kepung Kota Bekasi akibat hujan deras, Selasa (5/4/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Hujan deras yang menguyur wilayah Kota Bekasi, Selasa (5/4) sore, mengakibatkan Kota Bekasi dikepung banjir.

Sedikitnya 11 titik atau wilayah di Bekasi terendam banjir.

Bahkan di satu titik yakni di Perum IKIP Bekasi, ketinggian air mencapai 1 meter.

Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Idham mengatakan berdasarkan pendataan sementara yang dilakukan oleh BPBD ada 11 titik di Bekasi yang terdampak banjir.

"Laporan sementara ada 11 titik yang terdampak banjir," kata Idham, Selasa (5/4/2022).

Dari catatan BPBD Kota Bekasi, belasan titik yang terpantau banjir tersebut diantaranya Perum IKIP (95 cm), Kalimalang Kota Bintang ( 100 cm), Narogong (50 cm), Pondok Cipta (30-40 cm), Perum CKP (40-50 cm).

Baca juga: Pemkot Bekasi Gelar Vaksinasi Covid-19 selama Ramadan di Pagi Hari, Berikut Daftar Lokasinya

Perum Antilop (50-80 cm), Perum Mas Naga (30-50 cm), Bintara Bekasi Barata (25-60 cm), Perum Housing (40-59 cm), Jati Cempaka (30-50 cm), dan Jatibening Permai (80-100 cm).

"Ada beberapa genangan di Kota Bekasi terutama di IKIP.  Hampir 1 meteran. Itu paling tinggi. Kalo Kota bintang karena itu curam jadi arus lalu lalin tersedat di situ," katanya.

Baca juga: Sejumlah Pengendara Terjebak Banjir di Jalan Tanjung Duren Raya, Rela Buka Puasa Pakai Gorengan

Baca juga: Sudin SDA Jakarta Selatan Normalisasi PHB di Cilandak untuk Atasi Banjir Akibat Hujan Deras

Baca juga: Curhatan Wahidin Halim terkait Proses Pembangunan Jembatan Ciberang yang Putus Akibat Banjir Bandang

Pihaknya kata Idham telah mengerahkan beberapa petugas dari perahu karet untuk melakukan bantuan evakuasi warga.

Terutama titik-titik banjir yang memiliki ketinggian hampir satu meter. Hal ini dilakukan agar memudahkan penggunaan perahu karet.

"Kalo evakuasi kita sudah siap perahu, untuk luncur ke sana. Kita yang evakuasi itu yang 1 meter seperti di IKIP. Kenapa perlu evakuasi karena itu ngak mentok, kalo yang 50 cm itu mentok perahunya. Jadi kita fokuskan yang tinggi. Mudah-mudahan satu jam ini surut kok," ucapnya. (JOS)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved