Luhut Lapor Polisi

Periset di Konten YouTube Haris Azhar Soal Lord Luhut Beri Keterangan Meringankan Tersangka

Para periset diperiksa sebagai saksi yang meringankan tersangka Haris Azhar dan Fatia Mauliadianty yang memproduksi konten YouTube tersebut.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Desy Selviany
Divisi Hukum Kontras Andi Muhammad Rezaldy di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (14/4/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sejumlah periset yang berkaitan dan disebut-sebut di konten Youtube Haris Azhar berjudul 'Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-OPS Militer Intan Jaya!! Jendral BIN Juga Ada!!NgeHAMtam' diperiksa polisi.

Para periset diperiksa sebagai saksi yang meringankan tersangka Haris Azhar dan Fatia Mauliadianty yang memproduksi konten YouTube tersebut.

Divisi Hukum Kontras Andi Muhammad Rezaldy mengatakan ada tiga saksi yang diperiksa oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

"Kedatangan kita kali untuk didengar keterangannya sebagai saksi meringankan Fatia dan Haris, intinya para saksi ini menjelaskan beberapa di antaranya berkaitan dengan apa yang disampaikan Fatia dan Haris," tutur Haris di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (14/4/2022).

Kata Andi, konten tersebut berdasarkan pernyataan data yang dibuat oleh koalisi masy sipil yang terdiri dari sembilan organisasi.

Dari sembilan organisasi, tiga orang dari tiga organisasi diperiksa oleh kepolisian atas riset yang menjadi dasar video.

Baca juga: Laporan soal Luhut Ditolak, Haris Azhar Cs Geram Polisi Sebut Pidana Korupsi Tak Bisa Dilaporkan

Mereka yakni dari Walhi, Trend Asia, dan KontraS.

Ketiganya diberikan 27 pertanyaan dan diperiksa selama empat jam sedari pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Baca juga: Haris Azhar Minta Kepastian Hukum Atas Perkara yang Dilaporkan Luhut, Jika Bersalah Siap Dihukum

Para saksi ditanya seputar konten video yang dibuat oleh Haris Azhar dan pernyataan Fatia Mauliadianty terkait kepentingan bisnis yang dilakukan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP).

Para saksi mengungkapkan temuan-temuan riset yang ditemukan sejumlah peneliti atas laporan yang telah dibuat.

Baca juga: Haris Azhar dan Fatia akan Uji Penetapan Tersangka Laporan Luhut Binsar Pandjaitan

Selain memberi keterangan, para saksi juga memberikan dokumen yang kuatkan adanya dugaan kepentingan bisnis Luhut Binsar Pandjaitan.

Sementara itu saksi dari Trend Asia Ahmad Ashof mengatakan bahwa riset tersebut sudah dilakukan lima sampai enam bulan lamanya.

Riset diterbitkan 21 Agustus 2022 lalu. Namun riset tersebut belum mendapatkan tanggapan resmi dari pemerintah terkait.

Baca juga: 8 Jam Diperiksa Penyidik Sebagai Tersangka Kasus Lord Luhut, Haris Azhar dan Fatia Tidak Ditahan

Melainkan laporan kepolisian yang dilayangkan oleh Luhut.

"Jadi sudah lama riset kami luncurkan dan kami masih tunggu langkah-langkah pemerintah agar segera hentikan konflik kekerasan di Papua dan juga memikirkan pertambangan yang tidak diizinkan rakyat," tuturnya. (Des)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved