Breaking News:

Kesehatan

Syaraf Raffi Ahmad Kejepit, Beginilah Cara Klinik Lamina Pain and Spine Center Menyembuhkannya

Beginilah cara Klinik Lamina Pain and Spine Center menyembuhkan syaraf Raffi Ahmad yang kejepit. Menggunakan endoskopi PSLD Joimax.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Dok. Klinik Lamina
Syaraf Raffi Ahmad Kejepit, Beginilah Cara Klinik Lamina Pain and Spine Center Menyembuhkannya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Syaraf Raffi Ahmad Kejepit, beginilah cara Klinik Lamina Pain and Spine Center Menyembuhkannya

Raffi Ahmad belum lama ini terkena saraf kejepit yang ditandai dengan munculnya rasa nyeri hebat di bagian pinggang.

Keluhan ini muncul saat ia menggendong Rafathar dengan postur tubuh yang salah.

Baca juga: Datangkan Ronaldinho ke RANS Cilegon FC, Bukti Keseriusan Raffi Ahmad untuk Sepakbola Indonesia

Namun, setelah menjalani tindakan endoskopi PSLD Joimax di klinik Lamina Pain and Spine Center, saraf kejepit Raffi akhirnya sembuh dan kondisinya semakin membaik.

dr Mahdian Nur Nasution, spesialis bedah saraf mengungkapkan, saraf kejepit bisa terjadi karena adanya bantalan tulang yang menonjol.

Kondisi ini, akan memicu sensasi nyeri, baal atau mati rasa, hingga melemahnya otot.

Baca juga: Hanung Bramantyo Cerita Alami Syaraf Kejepit karena Suka Main HP dan Olahraga Asal-asalan

Pengobatan saraf kejepit menurut dr. Mahdian terbagi menjadi dua, yaitu untuk kasus ringan bisa melakukan tindakan konservatif dengan obat-obatan dan fisioterapi.

Namun, jika nyeri tak kunjung hilang atau bahkan bertambah parah, dokter biasanya akan menganjurkan tindakan pembedahan, yaitu dengan teknik konvensional dan teknik minimal invasif (modern).

Sayangnya, tindakan operasi konvensional ini sering menjadi hal yang dikhawatirkan oleh kebanyakan pasien.

Operasi konvensional atau laminektomi membutuhkan waktu tindakan sekitar 2-3 jam, risiko terjadinya infeksi pada luka karena membutuhkan sayatan yang besar, risiko kegagalan dan waktu penyembuhan yang cukup lama.

Selanjutnya, ada teknik bedah minimal invasif dengan menggunakan endoskopi PELD/PSLD Joimax dari Jerman yang direkomendasikan oleh dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS sebagai solusi terkini atasi nyeri akibat saraf kejepit.

Dibandingkan operasi konvensional, endoskopi Percutaneous Lumbar Disectomy (PELD) dan Percutaneous Stenoscopy Lumbar Decompression (PSLD) Joimax ini lebih efektif, efisien, dan aman dalam berbagai hal.

“Tindakan endoskopi ini hanya dilakukan dengan membuat sayatan kecil sebesar 7 mm atau kurang dari 1 cm. Berbeda dengan operasi konvensional yang membutuhkan sayatan sekitar 15 cm,” jelas dr. Mahdian.

Baca juga: Masjid Istiqlal Kembali Menggelar Buka Bersama Setelah Absen Selama 2 Tahun Akibat Pandemi Covid-19

Ia kemudian melanjutkan, bahwa tindakan endoskopi PSLD ini memiliki waktu tindakan yang jauh lebih cepat sekitar 30-45 menit, risiko komplikasi atau trauma pada jaringan yang minimal.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved