Ramadan

Selama Ramadan, Pemkab Karawang Gelar Vaksinasi Booster Usai Salat Tarawih agar Warga Bisa Mudik

Pemkab Karawang melakukan terobosan, selama Ramadan menggelar vaksin Covid-19 di malam hari usai salat tarawih.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Muh Azzam
Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh meminta warganya yang mau mudik untuk segera vaksin Covid-19 di malam hari usai salat tarawih selama bulan Ramadan ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, bakal memperbanyak lokasi layanan vaksinasi Covid-19 malam hari, usai salat tarawih selama bulan Ramadan 2022.

Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, lokasi vaksinasi malam usai salat tarawih akan diperbanyak seperti di kantor desa maupun Puskesmas.

"Perbanyak lokasi layanan vaksinasi malam ini utamanya juga mengejar booster atau dosis ketiga," ujar Aep, di Kantor Desa Mulyasari Kecamatan Ciampel, Jumat (1/4/2022).

Baca juga: Bukan NasDem, Mohamad Taufik Pindah ke PKB sehingga Dicopot dari Wakil Ketua DPRD DKI

Saat ini layanan vaksinasi malam baru tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Mal Technomart.
Untuk itu, saat Ramadan nanti layanan vaksinasi malam akan diperbanyak.

Hal itu lantaran agar percepatan vaksinasi pada bulan puasa dapat tercapai.

"Karena khawatir masyarakat ada yang takut lemas jika vaksinasi saat puasa. Makanya kita akan perbanyak vaksinasi malam usai tarawih," ungkap dia.

Aep meminta masyarakat segera vaksinasi baik dosis 1, 2 dan booster atau dosis 3. Apalagi dosis ketiga ini menjadi salah satu syarat untuk mudik lebaran.

Baca juga: JAM Puasa Ramadan 2022: Selandia Baru 11 Jam Negara Eropa Sampai 20 Jam

Saat ini capaian vaksinasi dosis 1 sebanyak 92 persen, dosis sebanyak 75 persen dan dosis ketiga 11 persen.

"Itu kita akan kejar capaian vaksinasi, khususnya dosis 3 itu yang masih 11 persen akan dikejar minimal 30 persen saat akhir bulan April atau sebelum mudik lebaran," tandasnya.

Pada kesempatan itu, Aep juga melarang warga melaksanakan Sahur On The Road atau SOTR pada bulan Ramadan 2022.

Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh menerangkan pelaksanaan SOTR lebih banyak mudaratnya dibandingkan manfaatnya.

"Kami Pemkab Karawang juga bersama Polres dan Kodim Karawang melarang kegiatan SOTR," kata Aep.

Baca juga: Kanwil Kemenag DKI: Rukyatul Hilal Berhasil, tapi Hilal Ramadan Tidak Terlihat

Aep menerangkan, warga hanya diperbolehkan membagikan makanan buat sahur bagi warga tak mampu di jalanan. Akan tetapi, dilarang bergerombolan dan makan sahur di jalan.

"Kalau sore hari berbagi makanan buka puasa, termausk sahur juga boleh saja itu kebaikan. Tapi SORT tidak boleh, khawatir ada bentrukan malah ribut," beber dia.

Sementara itu, Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono menegaskan pihaknya melarang kegiatan SOTR.

Personil Polres akan melakukan patroli memastikan tidak adanya kegiatan SOTR atau kumpul-kumpul dijalanan saat jam makan sahur.

"Tidak boleh SORT, akan patroli dan bubarkan jika ada," tandasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved