Bank Indonesia

Tembus 3,4 Juta Merchant, BI Sebut Jumlah Pengguna Transaksi QRIS di Jakarta Tertinggi se-Indonesia

Bank Indonesia (BI) mengungkap pengguna QR Code Indonesian Standard (QRIS) di Provinsi DKI Jakarta mencapai 3,4 juta merchant.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Bank Indonesia (BI) menyatakan, pengguna QRIS di Provinsi DKI Jakarta mencapai 3,4 juta merchant, dan angka ini tertinggi dibanding daerah lain di Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBON JERUK - Bank Indonesia (BI) mengungkap pengguna QR Code Indonesian Standard (QRIS) di Provinsi DKI Jakarta mencapai 3,4 juta merchant.

Angka itu sebagaimana yang dicatat PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN) per 18 Maret 2022.

Kepala Divisi Perizinan dan Implementasi Sistem Perizinan Bank Indonesia Yufrizal mengatakan bahwa jumlah tersebut cukup tinggi dibanding daerah lain di Indonesia.

Capaian itu menunjukan, bahwa penetrasi penggunaan QRIS sebagai kanal pembayaran oleh masyarakat DKI Jakarta semakin meluas.

"Terdapat 3,4 juta merchant di Jakarta atau sebesar 20,4 persen, dari capaian nasional sebesar 16,1 juta merchant,” kata Yufrizal saat peluncuran PermataQR di Pasar Bunga Rawa Belong, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Kamis (31/3/2022).

Baca juga: UOB Indonesia Luncurkan Fitur Bank Indonesia Fast Payment, Bisa Transfer Dana Lewat Aplikasi TMRW

Baca juga: Bongkar Peredaran Uang Palsu Rp1,5 Miliar, Polsek Cileungsi Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Baca juga: Bank Indonesia Serahkan Traktor ke Papua Muda Inspiratif untuk Buka Lahan Pertanian Jagung

Menurut Yufrizal, BI dan perusahaan penyedia jasa pembayaran (PJP) berkomitmen memperluas akseptasi pembayaran digital.

Salah satunya melalui fasilitas penggunaan QRIS di pasar-pasar dan pusat perbelanjaan, termasuk di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Selain itu, BI juga telah mendorong kemudahan bertransaksi secara digital melalui program sehat, inovatif dan aman pakai (S.I.A.P).

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perdagangan RI dengan Bank Indonesia melalui pencanangan pasar dan pusat perbelanjaan demi memperluas akselerasi penggunaan QRIS dan mendisplinkan metode pembayaran yang sesuai dengan protokol kesehatan (efisiensi, praktis, dan higienis).

BERITA VIDEO: Ada Pelayanan Publik PTSP Hingga Dukcapil di Pasar Pagi Mangga Dua

“Program SIAP QRIS ini terus diperluas ke berbagai pasar maupun pusat perbelanjaan lainnya guna memperluas cakupan penggunaan QRIS sebagai solusi pembayaran nirsentuh yang lebih higienis dalam rangka mengawal pemulihan ekonomi nasional (PEN),” jelas Yufrizal.

Yufrizal berujar bahwa implementasi QRIS pada berbagai sektor transaksi pembayaran telah memberikan berbagai manfaat.

Mulai dari mendorong efisiensi perekonomian, mempercepat keuangan inklusif, hingga meningkatkan daya saing industri, termasuk memajukan UMKM dalam lima hal.

Pertama, membangun profil usaha sehingga lebih bankable dan profitable; kedua transaksi tercatat dan langsung masuk rekening sehingga mudah dimonitor.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved