Narkoba

Luar Biasa, Bandar Narkoba Bayar Kurir Sabu Rp 500 Juta untuk Lima Orang

Serse narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggulung lima pengedar narkoba jenis sabu. Sebagai kurir kelimanya mendapat upah Rp 500 juta.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
Kompas.com
Ilustrasi sabu - Menjadi kurir narkoba jenis sabu kini mendapat upah yang sangat besar, seperti yang ditangkap Polres Metro Jakarta Pusat masing-masing Rp 100 juta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jangan heran bila kini banyak orang yang tertarik jadi kurir narkoba, terutama mereka yang sedang menganggur.

Sebab, jika berhasil mereka akan mendapat upah yang sangat besar.

Seperti lima orang kurir sabu jaringan lintas Sumatera berinisial ZF, SD, MR, RD dan DF yang mendapat upah mengantar narkoba sekitar Rp 500 juta.

Baca juga: Ubedilah Badrun: Apakah Gara-gara Gorden Tidak Diganti Anggota DPR Tak Bisa Tidur?

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Indraweinny Panjiyoga mengatakan, upah sebanyak itu dibagi lima dan masing-masing pelaku mendapat Rp 100 juta.

"Jadi barang ini rencananya dikirim ke Lampung dan Jakarta," katanya Rabu (30/3/2022). 

Namun demikian, Panji belum mengetahui apakah barang haram ini akan dikirim ke Kampung Narkoba seperti di Kampung Bahari, Jakarta Utara.

Namun Panji bakal mendalami apakah sabu ini diedarkan ke kampung narkoba lainnya di Jakarta.

Baca juga: Rusia Janji Kurangi Pasukan di Kyiv dan Chernihiv, Zelensky: Tapi Rudal Terus Membombardir Kami

"Mereka sudah tiga kali melakukan antaran narkoba," jelasnya.

Alumni Akpol 2004 ini menambahkan, barang haram ini masuk dari Negara Thailand dan Malayasia lalu ke perairan Riau.

Sehingga ia pun memprediksi kualitas barang haram ini paling bagus dibandingkan dengan sabu dari negara lainnya. 

"Mereka sindikat, dari pengungkapan yang sudah kami lakukan beberapa kali kami lakukan," ucapnya.

Baca juga: Pemkot Bekasi Wajibkan Peserta Bukber dan Open House Sudah Divaksin Dua Kali

Para pelaku dijerat dengan UU Narkotika nomor 35 tahun 2009 Pasal 114 dan 112 Jo Pasal 132 KUHP tentang peredaran narkoba ancaman 20 tahun penjara.

Sebelumnya, Unit I Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap narkoba jenis sabu di sebuah rest area Terpeka KM 269 Kecamatan Mesuji, Sumatera Selatan pada (23/3/2022) lalu.

Barang haram sabu itu dibawa oleh lima orang tersangka disembunyikan dalam sound sistem yang ada di mobil.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Indraweinny Panjiyoga menjelaskan, lima tersangka yang diamankan berinisial ZF, SD, MR, RD dan DF adalah kurir.

"Dari tangan kelima tersangka kami mengamankan narkoba jenis sabu sebanyak 20 bungkus dan setelah kami timbang berat totalnya mencalai 20,9 Kilogram," kata Panji di Mapolres, Rabu (30/3/2022).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved